Terbukti Lakukan Kejahatan Pasar Modal CEO Jouska Divonis 6,5 Tahun Penjara

Senin, 22 Agustus 2022 - 22:17 WIB
loading...
Terbukti Lakukan Kejahatan...
CEO PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno dan Direktur PT Amarta Investasi Tias Nugraha Putra divonis 6,5 tahun penjara dan denda Rp2 miliar. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Majelis Hakim PN Jakarta Pusat menjatuhkan vonis enam tahun dan enam bulan (6,5 tahun) penjara terhadap CEO PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno. Aakar dihukum membayar denda sebesar Rp2 miliar subsider dua bulan kurungan.

Vonis yang sama yang sama juga dijatuhkan majelis hakim kepada Direktur PT Amarta Investasi atau salah satu entitas usaha PT Jouska, Tias Nugraha Putra. Keduanya dinyatakan terbukti bersalah karena melakukan kejahatan pasar modal hingga pencucian uang.

"Mengadili, menyatakan, terdakwa Aakar Abyasa Fidzuno dan Tias Nugraha Putra terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, melakukan kegiatan pasar modal sebagai penasihat investasi tanpa izin usaha dari Bapepam dan tindak pidana pencucian uang," Ketua Majelis Hakim, Bintang AL di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (22/8/2022).

Baca juga: Jaksa Pinangki Divonis 10 Tahun Penjara

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aakar Abyasa Fidzuno dan terdakwa Tias Nugraha Putra dengan pidana penjara masing-masing selama 6 tahun dan 6 bulan dan denda masing-masing sejumlah Rp 2 miliar dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan masing-masing selama 2 bulan," sambungnya.

Dalam menjatuhkan vonis, hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan maupun meringankan. Hal yang menjadi pertimbangan memberatkan terhadap putusan keduanya yakni, karena perbuatannya merugikan orang lain dan mengganggu stabilitas keuangan negara.

Sementara hal yang menjadi pertimbangan meringankan hakim dalam memutus pidana terhadap keduanya yakni, karena para terdakwa dianggap bersikap sopan di muka persidangan, memiliki tanggungan keluarga, serta belum pernah dihukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Rekomendasi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved