Muhammadiyah Tegaskan Jangan Jauhkan Agama dari Merah Putih
Selasa, 16 Agustus 2022 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, peran umat beragama, kkata Haedar itu begitu kuat. Saat akan menentukan dasar negara pada 18 Agustus 1945, misalnya, beberapa pihak keberatan dengan isi dari Piagam Jakarta, terutama pada sila pertama yang berbunyi ‘Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.’
Dengan kebesaran hati, umat Islam yang diwakili Ki Bagus Hadikusumo pada saat itu luluh dan menggantinya dengan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Menurutnya hal inilah menjadi kado umat Islam untuk bangsa Indonesia.
"Akhirnya umat Islam memberikan kado terbaik dengan mencoret tujuh kata itu, ikhlas. Dari sini bahwa kompromi ini benar tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kita merajut persatuan bangsa yang mungkin saat itu pecah kalau umat Islam mau main menang-menangan," tuturnya.
Dengan kebesaran hati, umat Islam yang diwakili Ki Bagus Hadikusumo pada saat itu luluh dan menggantinya dengan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Menurutnya hal inilah menjadi kado umat Islam untuk bangsa Indonesia.
"Akhirnya umat Islam memberikan kado terbaik dengan mencoret tujuh kata itu, ikhlas. Dari sini bahwa kompromi ini benar tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kita merajut persatuan bangsa yang mungkin saat itu pecah kalau umat Islam mau main menang-menangan," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :