Muhammadiyah Tegaskan Jangan Jauhkan Agama dari Merah Putih

Selasa, 16 Agustus 2022 - 19:43 WIB
loading...
Muhammadiyah Tegaskan...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, nilai-nilai agama harus hadir sebagai kanopi suci dalam melakukan spiritualisasi yang mencerdaskan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, nilai-nilai agama harus hadir sebagai kanopi suci dalam melakukan spiritualisasi yang mencerdaskan dan mencerahkan.

Menurutnya, telah sejak lama, dari Samudera Pasai hingga Ternate dan Tidore, bangsa Indonesia telah menjadikan agama sebagai petunjuk, pembimbing, spirit perjuangan melawan penjajah, dan fondasi nilai yang membawa kebahagiaan hidup umat manusia di dunia menuju kehidupan akhirat.

"Jangan menjauhkan agama dan segala hal yang bersifat simbol keagamaan dari Merah Putih, dari negara Pancasila. Kalau ada tokoh bangsa atau pejabat negara yang alergi menggunakan kata iman dan takwa, itu pemahaman sejarahnya kurang baik!" kata Haedar dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Indonesia Rumah Kebangsaan Muhammadiyah

Haedar mengatakan, praktik keberagamaan yang selama ini telah diaktualisasikan merupakan fondasi penting dalam memahami bahwa Indonesia tegak dan merdeka karena perjuangan umat beragama dan mayoritas muslim. Mereka mewariskan keberagamaan yang otentik.

Karenanya dalam batang tubuh pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa kemerdekaan Indonesia dipersaksikan sebagai ‘atas rahmat Allah dimana dalam sila pertama Pancasila juga jelas disebutkan Ketuhanan yang Maha Esa. Dengan adanya pengakuan-pengakuan ini, para pendiri bangsa mengakui bahwa Indonesia sebagai negara yang beriman dan bertakwa.

Atas dasar inilah Haedar tidak ingin bila agama dan umat beragama, lebih-lebih Islam dan umat Islam, dituduh sebagai sumber radikalisme, atau bahkan terorisme. Fondasi keberagamaan bangsa Indonesia lanjutnya jauh dari perbuatan yang nir-adab dan senantiasa menebar rahmat.

Baca juga: Muhammadiyah Pertanyakan Urgensi Perpres Ekstremisme

Jika ada pihak-pihak yang beragama melakukan tindakan di luar batas, maka tugas semua pihak untuk meluruskan pemahaman ekstrem tersebut.

"Kalau yang radikal yang teror itu bukan hanya dari kalangan agama, dari ideologi lain juga akan selalu ada, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Maka dengan kearifan kita bahwa agama dan umat beragama menjadi sumber rahmat," ujar dia.

Selain itu, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, peran umat beragama, kkata Haedar itu begitu kuat. Saat akan menentukan dasar negara pada 18 Agustus 1945, misalnya, beberapa pihak keberatan dengan isi dari Piagam Jakarta, terutama pada sila pertama yang berbunyi ‘Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.’

Dengan kebesaran hati, umat Islam yang diwakili Ki Bagus Hadikusumo pada saat itu luluh dan menggantinya dengan ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Menurutnya hal inilah menjadi kado umat Islam untuk bangsa Indonesia.

"Akhirnya umat Islam memberikan kado terbaik dengan mencoret tujuh kata itu, ikhlas. Dari sini bahwa kompromi ini benar tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kita merajut persatuan bangsa yang mungkin saat itu pecah kalau umat Islam mau main menang-menangan," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Muhammadiyah Iduladha...
Muhammadiyah Iduladha 27 Mei 2026, Pemerintah Sidang Isbat 17 Mei
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Haedar Nashir Sebut...
Haedar Nashir Sebut Perang Terjadi karena Ego Pemimpin Dunia
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Rekomendasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Daftar Menteri Kabinet...
Daftar Menteri Kabinet Merah Putih, Dilantik Prabowo Hari Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved