10 Orang Positif Covid, DPR Perketat Protokol Kesehatan
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:10 WIB
loading...
10 Orang Positif Covid, DPR Perketat Protokol Kesehatan
A
A
A
JAKARTA - DPR akan memperketat protokol kesehatan dan mengurangi kegiatan fisik dari 60% menjadi 50% setelah ditemukan 10 orang positif Covid-19 berdasarkan rapid test.
Meski DPR sudah memiliki protokol kesehatan dan mengurangi kegiatan fisik yakni 60% kehadiran di setiap rapat atau kegiatan, namun sejumlah sarana dan prasarana di Kompleks Parlemen Senayan ini kurang memadai. (Baca juga: Ada 5 Kasus Baru, Total 1.109 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19)
“Ya memang, di DPR ini banyak sekali orang walaupun kemudian kita sudah memerikan protokol covid yang ketat, walaupun kemudian sudah ada persyaratan dari pimpinan DPR yang kemudian disampaikan ke paripurna bahwa kegiatan fisik itu hanya 60%, namun memang sarana dan prasarana di DPR ini memang kurang memadai,” kata Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Dasco mencontohkan, keterbatasan lift, walaupun maksimal kegiatan dan kapasitas dibatasi 60% termasuk pengaturan di dalam lift, namun tetap saja ada orang yang bejalan secara tanpa jaga jarak dan berseliweran di Kompleks Parlemen ini. Sehingga, protokol kesehatan itu kurang maksimal dijalankan dan penularan pun tak bisa dihindarkan.
“Memang ada beberapa yang di DPR ini hasil rapid reaktif, kemudian sedang diadakan swab apakah positif terkena covid atau tidak. Namun langkah yang dilakukan oleh pimpinan DPR pada Kesetjenan DPR untuk melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mendisinfektan kembali secara rutin dan berkala seluruh zona yang ada di DPR RI,” ujarnya.
Meski DPR sudah memiliki protokol kesehatan dan mengurangi kegiatan fisik yakni 60% kehadiran di setiap rapat atau kegiatan, namun sejumlah sarana dan prasarana di Kompleks Parlemen Senayan ini kurang memadai. (Baca juga: Ada 5 Kasus Baru, Total 1.109 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19)
“Ya memang, di DPR ini banyak sekali orang walaupun kemudian kita sudah memerikan protokol covid yang ketat, walaupun kemudian sudah ada persyaratan dari pimpinan DPR yang kemudian disampaikan ke paripurna bahwa kegiatan fisik itu hanya 60%, namun memang sarana dan prasarana di DPR ini memang kurang memadai,” kata Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Dasco mencontohkan, keterbatasan lift, walaupun maksimal kegiatan dan kapasitas dibatasi 60% termasuk pengaturan di dalam lift, namun tetap saja ada orang yang bejalan secara tanpa jaga jarak dan berseliweran di Kompleks Parlemen ini. Sehingga, protokol kesehatan itu kurang maksimal dijalankan dan penularan pun tak bisa dihindarkan.
“Memang ada beberapa yang di DPR ini hasil rapid reaktif, kemudian sedang diadakan swab apakah positif terkena covid atau tidak. Namun langkah yang dilakukan oleh pimpinan DPR pada Kesetjenan DPR untuk melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mendisinfektan kembali secara rutin dan berkala seluruh zona yang ada di DPR RI,” ujarnya.
Lihat Juga :