Kepala BGN Sebut Timnas Kalah karena Kurang Gizi, DPR Nilai Dadan Hindayana Terlalu Lebay
Sabtu, 22 Maret 2025 - 17:58 WIB
loading...
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dianggap terlalu lebay lantaran menyebut bahwa Timnas Indonesia sering kalah dalam pertandingan disebabkan karena kurang gizi. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyayangkan pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang menyebut bahwa Timnas Indonesia sering kalah dalam pertandingan disebabkan karena kurang gizi. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai komentar Dadan tersebut terlalu berlebihan alias lebay.
Dia merasa kecewa dengan pernyataan Dadan yang mengaitkan PSSI dan kekalahan Timnas Indonesia dengan makanan bergizi. Seharusnya, Dadan tidak perlu menyangkutpautkan kekalahan Timnas dengan makanan bergizi.
"Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi," ujar Ketua DPW PKB NTB itu, Sabtu (22/3/2025).
Baca juga: Pramono Sebut Program Sarapan Gratis Bukan untuk Menyaingi MBG
Dia menegaskan bahwa pernyataan Dadan itu kurang pas. Dia menyarankan sebaiknya kepala BGN fokus pada tugasnya dalam menyukseskan program makan bergizi gratis dan tidak mengurusi persoalan yang bukan tugasnya.
"Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya kepala BGN fokus saja menyukseskan program MBG, jangan buat gimik statement," ujar mantan anggota DPRD NTB itu.
Dia merasa kecewa dengan pernyataan Dadan yang mengaitkan PSSI dan kekalahan Timnas Indonesia dengan makanan bergizi. Seharusnya, Dadan tidak perlu menyangkutpautkan kekalahan Timnas dengan makanan bergizi.
"Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi," ujar Ketua DPW PKB NTB itu, Sabtu (22/3/2025).
Baca juga: Pramono Sebut Program Sarapan Gratis Bukan untuk Menyaingi MBG
Dia menegaskan bahwa pernyataan Dadan itu kurang pas. Dia menyarankan sebaiknya kepala BGN fokus pada tugasnya dalam menyukseskan program makan bergizi gratis dan tidak mengurusi persoalan yang bukan tugasnya.
"Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya kepala BGN fokus saja menyukseskan program MBG, jangan buat gimik statement," ujar mantan anggota DPRD NTB itu.
Lihat Juga :