Heboh Isu Reshuffle, Ini Jejak Bongkar Pasang Menteri Era Jokowi

Selasa, 30 Juni 2020 - 13:00 WIB
loading...
Heboh Isu Reshuffle,...
Para menteri dan pimpinan lembaga Kabinet Indonesia Maju saat berfoto bersama setelah dilantik di Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu mengenai perombakan atau reshuffle kabinet kembali mewarnai jagad politik Tanah Air. Isu yang selalu muncul dalam wacana politik ini mengemuka setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekecewaanya terhadap kinerja para menteri dalam mengatasi pandemi virus Corona (Covid-19) beserta dampaknya.

Tidak seperti biasanya, kali ini kata reshuffle terlontar langsung dari mulut Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis 18 Juni 2020.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku sudah berpikir melakukan reshuffle setelah melihat kinerja kementerian yang dinilai biasa-biasa saja alias tidak ada signifikan. "Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya,” kata Jokowi dengan nada tinggi. (Baca juga: Semprot Menteri Soal Kinerja, Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga Sampai Reshuffle )

Pernyataan Jokowi dinilai banyak pihak menjadi sinyal akan adanya reshuffle kabinet pertama di periode kepemimpinan Jokowi bersama KH Ma'ruf Amin yang dilantik pada 20 Oktober 2019.

Reshuffle kabinet atau bongkar pasang menteri telah dilakukan Jokowi pada periode pertama kepemimpinannya bersama Jusuf Kalla (JK) selama 2014-2019.

Saat kepemimpinannya di periode pertama, Jokowi pernah beberapa kali melakukan pergantian menteri. Pada 12 Agustus 2015 atau kurang dari satu tahun jabatannya, Jokowi me-reshuffle lima menteri yang menduduki jabatan strategis.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno digantikan oleh Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

Pramono Anung yang merupakan kader senior PDIP ditempatkan sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto. Indroyono Susilo yang menjadi Menko Kemaritiman diganti oleh Rizal Ramli.

Rachmat Gobel yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan digantikan oleh Thomas Lembong. Posisi Menko Perekonomian yang sebelumnya dijabat DArmin Nasution diisi oleh Sofyan Djalil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved