Teken MoU dengan PBNU, Mendag Zulhas Dorong UMKM Santri Naik Kelas
Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:07 WIB
loading...
Mendag Zulkifli Hasan bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menandatangani nota kesepahaman antara Kemendag dan PBNU di Hotel Meliá Purosani, Yogyakarta, Kamis (11/8/2022). Foto/SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan PBNU di Hotel Meliá Purosani, Yogyakarta, Kamis (11/8/2022).
Nota kesepahaman tersebut terkait sinergi pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Turut hadir mendampingi Sekretaris Jenderal Kemendag dan Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono. Baca juga: PBNU Tunjuk Gudfan Jadi Plt Bendum Gantikan Mardani Maming
“MoU ini merupakan sinergi untuk mengembangkan dan memberdayakan ekonomi umat. Salah satunya, agar UMKM santri naik kelas,” ujar Mendag.
Mendag menuturkan, pada 2021, UMKM berkontribusi dominan terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Lanjut Mendag, UMKM adalah tulang punggung perekonomian yang perlu didukung dari berbagai lini agar naik kelas demi memperkuat perekonomian Indonesia.
“Dalam mendukung kemajuan UMKM, Kementerian Perdagangan memiliki berbagai fasilitas berupa program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas SDM, kapasitas bisnis, dan akses pasar UMKM,” jelas pria yang akrab disapa Zulhas ini.
Nota kesepahaman tersebut terkait sinergi pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Turut hadir mendampingi Sekretaris Jenderal Kemendag dan Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono. Baca juga: PBNU Tunjuk Gudfan Jadi Plt Bendum Gantikan Mardani Maming
“MoU ini merupakan sinergi untuk mengembangkan dan memberdayakan ekonomi umat. Salah satunya, agar UMKM santri naik kelas,” ujar Mendag.
Mendag menuturkan, pada 2021, UMKM berkontribusi dominan terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Lanjut Mendag, UMKM adalah tulang punggung perekonomian yang perlu didukung dari berbagai lini agar naik kelas demi memperkuat perekonomian Indonesia.
“Dalam mendukung kemajuan UMKM, Kementerian Perdagangan memiliki berbagai fasilitas berupa program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas SDM, kapasitas bisnis, dan akses pasar UMKM,” jelas pria yang akrab disapa Zulhas ini.
Lihat Juga :