Tak Perlu Ragu Konsumsi Daging, PMK Tak Menular ke Manusia
Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:36 WIB
loading...
Dua mahasiswa IPB University bersama petugas Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor memeriksa organ hati hewan kurban domba saat pemotongan di Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/7/2022). FOTO/ANTARA/Arif Firma
A
A
A
JAKARTA - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tengah menyerang hewan ternak Indonesia bukan zoonosis karena penyakit ini tak menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu ragu mengonsumsi daging.
"PMK itu bukan penyakit zoonosis. Jadi tidak menular kepada manusia. Manusia bukan inangnya. PMK hanya menyerang hewan berkuku genap. Kita (manusia) berkuku ganjil," kata Pejabat Otoritas Veteriner Kota Bandung, Jawa Barat, Elise Wieke dikutip, Rabu (10/8/2022).
Dia berharap masyarakat tetap mengonsumsi produk hewan ternak, baik dalam bentuk segar ataupun olahan, seperti biasanya. "Untuk masyarakat, tetaplah mengonsumsi hewan yang rentan PMK. Tanpa harus takut dan ragu. Yang penting pengolahannya benar, dimasak sampai dengan matang," tuturnya.
Baca juga: Cegah Penyebaran PMK, Pengiriman 2 Ton Kulit Sapi ke Bali Digagalkan
Elise mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan fisik produk segar dari hewan terpapar PMK dengan yang tidak terpapar. Sebab, yang diserang PMK adalah bagian mulut dan kuku.
"PMK itu bukan penyakit zoonosis. Jadi tidak menular kepada manusia. Manusia bukan inangnya. PMK hanya menyerang hewan berkuku genap. Kita (manusia) berkuku ganjil," kata Pejabat Otoritas Veteriner Kota Bandung, Jawa Barat, Elise Wieke dikutip, Rabu (10/8/2022).
Dia berharap masyarakat tetap mengonsumsi produk hewan ternak, baik dalam bentuk segar ataupun olahan, seperti biasanya. "Untuk masyarakat, tetaplah mengonsumsi hewan yang rentan PMK. Tanpa harus takut dan ragu. Yang penting pengolahannya benar, dimasak sampai dengan matang," tuturnya.
Baca juga: Cegah Penyebaran PMK, Pengiriman 2 Ton Kulit Sapi ke Bali Digagalkan
Elise mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan fisik produk segar dari hewan terpapar PMK dengan yang tidak terpapar. Sebab, yang diserang PMK adalah bagian mulut dan kuku.
Lihat Juga :