Jejak Pelarian Bupati Mamberamo Tengah, Bawa 3 Tas dan Dibantu Oknum Polisi Lewat Jalur Darat
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:00 WIB
loading...
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri membongkar jejak pelarian Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak (RHP). Foto/PemkabMamberamoTengah
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Firli Bahuri membongkar jejak pelarian Bupati Mamberamo Tenga h, Ricky Ham Pagawak (RHP). Berdasarkan informasi yang dikantongi Firli, Ricky Ham Pagawak kabur ke Papua Nugini menggunakan jalur darat pada 13 Juli 2022.
Hal itu diketahui setelah adanya pengakuan dari pihak yang membantu pelarian Ricky. Ricky diduga melarikan diri ke Papua Nugini dibantu oleh sejumlah pihak. Salah satunya, oknum kepolisian. Oknum polisi tersebut telah diperiksa terkait pelarian Ricky. Baca juga: Bupati Ricky Ham Pagawak Diduga Kondisikan Pemenang Proyek di Mamberamo Tengah
"Yang ke Papua itu lewat darat. Kenapa kita tahu, yang membantu pakai lewat darat itu sudah diperiksa. Bahkan, kalau itu oknum, itu ada pertanggungjawaban hukumnya. Jadi kita pastikan dia lewat darat. Tanggal 13 Juli 2022 itu terjadi," ujar Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2022).
Tak hanya itu, Firli mengaku bahwa pihaknya telah mengantongi informasi lainnya soal pelarian Ricky. Informasi lainnya tersebut berkaitan dengan barang yang dibawa Ricky. Di mana, Ricky kabur membawa tiga tas. Namun, belum diketahui isi tas tersebut.
"Nah, yang dibawa juga kita tau. Isinya kita tidak tahu, kalau masalah isinya. Tapi kalau yang dibawa memang betul ada tas tiga. Tapi kalau isinya kita belum liat, karena belum tertangkap," pungkasnya.
Hal itu diketahui setelah adanya pengakuan dari pihak yang membantu pelarian Ricky. Ricky diduga melarikan diri ke Papua Nugini dibantu oleh sejumlah pihak. Salah satunya, oknum kepolisian. Oknum polisi tersebut telah diperiksa terkait pelarian Ricky. Baca juga: Bupati Ricky Ham Pagawak Diduga Kondisikan Pemenang Proyek di Mamberamo Tengah
"Yang ke Papua itu lewat darat. Kenapa kita tahu, yang membantu pakai lewat darat itu sudah diperiksa. Bahkan, kalau itu oknum, itu ada pertanggungjawaban hukumnya. Jadi kita pastikan dia lewat darat. Tanggal 13 Juli 2022 itu terjadi," ujar Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2022).
Tak hanya itu, Firli mengaku bahwa pihaknya telah mengantongi informasi lainnya soal pelarian Ricky. Informasi lainnya tersebut berkaitan dengan barang yang dibawa Ricky. Di mana, Ricky kabur membawa tiga tas. Namun, belum diketahui isi tas tersebut.
"Nah, yang dibawa juga kita tau. Isinya kita tidak tahu, kalau masalah isinya. Tapi kalau yang dibawa memang betul ada tas tiga. Tapi kalau isinya kita belum liat, karena belum tertangkap," pungkasnya.
Lihat Juga :