12 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Tiba di Tanah Air
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 23:01 WIB
loading...
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha menjelaskan perihal kepulangan PMI yang disekap di Kamboja, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (5/8/2022) malam. Foto: Nandha Aprilianti
A
A
A
TANGERANG - Sebanyak 12 dari 129 Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban penipuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang disekap di Kamboja, tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (5/8/2022) malam. Kepulangan mereka mendapat penjagaan ketat dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, ketibaan para PMI ini merupakan gelombang pertama pemulangan para korban penipuan online scam tersebut.
Baca juga: Kisah Pekerja WNI Korban Penyekapan di Kamboja: Disetrum hingga Kopernya Dibakar
"Insya Allah tahap selanjutnya akan segera kita lakukan, menyesuaikan dengan ketersediaan dari penerbangan,” ujarnya.
Selanjutnya, para migran ini akan melakukan proses serah terima dengan Kementerian Sosial dan ditempatkan di rumah perlindungan trauma center (RPTC) untuk langkah rehabilitasi.
“Di saat yang bersamaan, teman-teman dari Bareskrim akan melakukan pendalaman, BAP, untuk proses penegakan hukum bagi para perekrut mereka,” paparnya.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, ketibaan para PMI ini merupakan gelombang pertama pemulangan para korban penipuan online scam tersebut.
Baca juga: Kisah Pekerja WNI Korban Penyekapan di Kamboja: Disetrum hingga Kopernya Dibakar
"Insya Allah tahap selanjutnya akan segera kita lakukan, menyesuaikan dengan ketersediaan dari penerbangan,” ujarnya.
Selanjutnya, para migran ini akan melakukan proses serah terima dengan Kementerian Sosial dan ditempatkan di rumah perlindungan trauma center (RPTC) untuk langkah rehabilitasi.
“Di saat yang bersamaan, teman-teman dari Bareskrim akan melakukan pendalaman, BAP, untuk proses penegakan hukum bagi para perekrut mereka,” paparnya.
Lihat Juga :