Komnas HAM Selalu Laporkan Perkembangan Kasus Brigadir J ke Istana
Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:45 WIB
loading...
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku selalu berkoordinasi dengan Presiden Jokowi lewat Menko Polhukam Mahfud MD. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) Ahmad Taufan Damanik mengaku selalu melaporkan pemeriksaan kasus kematian Brigadir J kepada Presiden Jokowi. Ini adalah koordinasi yang sudah sepatutnya dilakukan karena dalam beberapa kesempatan Jokowi selalu mengingatkan tentang transparansi dalam pengungkapan kasus tersebut.
"Makanya saya katakan di mana-mana, gak usah berdebat metode. Ngapain Anda memperdebatkan metode? Masing-masing pihak punya metode sendiri. Timsus punya metode, penyidik bisa punya metode, nanti kita kroscek. Masing-masing punya metode sendiri," ujarnya kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Rabu (3/8/2022).
Baca juga: Komnas HAM soal Pelecehan Istri Ferdy Sambo: Bharada E Tak Lihat, Hanya Dengar Teriakan
"Kami punya kerja sama kan. Jadi saya bisa ketemu sama timsus sama penyidik, semua itu koordinasinya ke Istana. Jadi jelas kan, apa arahan Bapak Presiden," sambungnya.
Taufan menerangkan setiap hasil pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti hingga tahapan lainnya selalu disampaikan kepada pihak Istana. Ia menjelaskan tujuan dari follow up tersebut tidak lain tidak bukan sebagai komitmen agar kasus yang ditangani dapat dilakukan secara transparan.
"Makanya saya katakan di mana-mana, gak usah berdebat metode. Ngapain Anda memperdebatkan metode? Masing-masing pihak punya metode sendiri. Timsus punya metode, penyidik bisa punya metode, nanti kita kroscek. Masing-masing punya metode sendiri," ujarnya kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Rabu (3/8/2022).
Baca juga: Komnas HAM soal Pelecehan Istri Ferdy Sambo: Bharada E Tak Lihat, Hanya Dengar Teriakan
"Kami punya kerja sama kan. Jadi saya bisa ketemu sama timsus sama penyidik, semua itu koordinasinya ke Istana. Jadi jelas kan, apa arahan Bapak Presiden," sambungnya.
Taufan menerangkan setiap hasil pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti hingga tahapan lainnya selalu disampaikan kepada pihak Istana. Ia menjelaskan tujuan dari follow up tersebut tidak lain tidak bukan sebagai komitmen agar kasus yang ditangani dapat dilakukan secara transparan.
Lihat Juga :