Kasus COVID-19 Bertambah 1.198, Yuri: Protokol Kesehatan Belum Dilaksanakan dengan Baik
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, lanjut Yuri, yakni di pasar yang juga satu tempat yang paling rawan untuk terjadinya penularan. “Oleh karena itu pasti Gugus Tugas Daerah akan melakukan pengaturan terhadap operasional pasar agar dipastikan semua pengunjung pasar, semua penjual yang berada di pasar bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” jelas dia.
Selain itu, di rumah makan ataupun di warung. Yuri mengatakan dengan mulai banyaknya aktivitas yang dilaksanakan di perkantoran, harus diperhatikan betul saat jam makan siang yang dilaksanakan bersama-sama. “Ini yang harus disadari bahwa inilah tempat-tempat rawan yang memungkinkan terjadinya penularan,” katanya.
Oleh karena, Yuri mengingatkan untuk mencari cara, mencari upaya agar aman dari COVID-19 ini. “Ingat apabila saudara-saudara yang aktif bekerja kemudian terinfeksi dan ada pula yang berada di tengah-tengah keluarga, maka sangat mungkin kontak Anda dengan anggota keluarga yang lain dengan anak-anak kita, dengan saudara-saudara kita, dengan orang tua kita akan sangat memungkinkan terjadinya penularan.” (Baca juga: Enam Bulan, BP2MI Terima 222 Jenazah Pekerja Migran Indonesia)
“Inilah pentingnya mengapa kita harus bersama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga agar kita tetap aman, agar kita tetap produktif, agar keluarga kita aman. Komitmen yang kita butuhkan, yakin kita bisa melaksanakan ini. Oleh karena itu saudara-saudara sekali lagi mari dengan bergotong-royong kita hadapi bersama, kita tanggulangi bersama penyebaran COVID-19 ini. Kita pasti bisa,” tegas Yuri.
Selain itu, di rumah makan ataupun di warung. Yuri mengatakan dengan mulai banyaknya aktivitas yang dilaksanakan di perkantoran, harus diperhatikan betul saat jam makan siang yang dilaksanakan bersama-sama. “Ini yang harus disadari bahwa inilah tempat-tempat rawan yang memungkinkan terjadinya penularan,” katanya.
Oleh karena, Yuri mengingatkan untuk mencari cara, mencari upaya agar aman dari COVID-19 ini. “Ingat apabila saudara-saudara yang aktif bekerja kemudian terinfeksi dan ada pula yang berada di tengah-tengah keluarga, maka sangat mungkin kontak Anda dengan anggota keluarga yang lain dengan anak-anak kita, dengan saudara-saudara kita, dengan orang tua kita akan sangat memungkinkan terjadinya penularan.” (Baca juga: Enam Bulan, BP2MI Terima 222 Jenazah Pekerja Migran Indonesia)
“Inilah pentingnya mengapa kita harus bersama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga agar kita tetap aman, agar kita tetap produktif, agar keluarga kita aman. Komitmen yang kita butuhkan, yakin kita bisa melaksanakan ini. Oleh karena itu saudara-saudara sekali lagi mari dengan bergotong-royong kita hadapi bersama, kita tanggulangi bersama penyebaran COVID-19 ini. Kita pasti bisa,” tegas Yuri.
(kri)
Lihat Juga :