Bendera PDIP Dibakar, Selly Gantina: Kami Tak Akan Terprovokasi

Jum'at, 26 Juni 2020 - 19:32 WIB
loading...
Bendera PDIP Dibakar,...
Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Selly Andriany Gantina menyampaikan rasa keprihatinan besar buat pendemo yang membakar bendera PDIP menjadi perhatian banyak pihak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi perhatian banyak pihak. Adapun pembakaran bendera PDIP itu terjadi dalam aksi unjuk rasa penolakan atas Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu 25 Juni 2020.

Terkait hal tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Selly Andriany Gantina ikut angkat bicara. "Terkait insiden pembakaran bendera partai saat demo kemarin, saya harus sampaikan rasa keprihatinan besar buat pendemo. Ruang menyampaikan pendapat yang terbuka kenapa sih harus dikotori dengan perilaku yang kontraproduktif," ujar Selly kepada SINDOnews, Jumat (26/6/2020). (Baca juga: PDIP DKI Laporkan Pembakaran Bendera Partai ke Polda Metro Jaya)

Selly berpendapat tidak ada kejelasan hubungan protes rancangan undang-undang dengan bakar bendera. Sehingga, lanjut dia, substansi dari unjuk rasa itu tidak sampai, malah dapat respons yang tidak mengenakkan.

"Kasihan massa aksinya. Sudah tidak physical distancing, tidak pakai masker, kena asap bakaran, potensi jadi ODP lagi. Ini kan contoh praktik demokrasi yang tidak baik, karena pendapatnya tidak jelas kemana tapi dapatnya malah sakit batuk," jelas mantan Wakil Bupati Cirebon ini.

Selly mengatakan PDIP sebagai partai wong cilik, partai yang berakar di rakyat, sudah kenyang pengalaman. "Jangankan dibakar benderanya. Tahun 98 kantornya saja diserbu. Apa PDI Perjuangan terus dikenal karena membalas serangan seperti itu dengan cara yang sama? Tidak," kata Anggota Komisi VIII DPR RI ini.

Dia melanjutkan PDIP itu dikenal karena membalas serangan seperti itu dengan kerja nyata bersama rakyat, kerja nyata bersama umat. Selly menambahkan, masyarakat sudah dewasa, jadi bisa melihat dengan jernih masalah tersebut. (Baca juga: PDIP Jaktim: Jangan Rusak Panji Kebesaran Kami, karena Kami Penguasa Takhta yang Sah)

"Kami sendiri memastikan tidak akan terprovokasi oleh tindakan kekanak-kanakan seperti itu. Biar proses hukum saja bergulir. Saya yakin hukum akan membuktikan, sebagaimana PDI Perjuangan yang dulu diinjak-injak selama masa sebelum reformasi bisa tetap santun dan tegak berdiri sampai sekarang. Sesuai pesan Ibu Megawati, Satyam Eva Jayate. Pada Akhirnya Kebenaranlah yang Akan Menang," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Hasto Ingatkan Komitmen...
Hasto Ingatkan Komitmen Partai ke Kader: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Momen Megawati Rayakan...
Momen Megawati Rayakan Ultah ke-79 Bareng Keluarga dan Sahabat di Istana Batu Tulis
Hari Kedua Rakernas...
Hari Kedua Rakernas PDIP, Megawati Bakal Beri Pandangan ke Kader secara Tertutup
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Begini Cara BMI Perkenalkan...
Begini Cara BMI Perkenalkan Sosok Presiden ke-1 RI Soekarno kepada Generasi Muda
Rekomendasi
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved