Tak Ingin Pancasila Dilemahkan, Mulyadi : Demokrat Konsisten Tolak RUU HIP

Jum'at, 26 Juni 2020 - 15:09 WIB
loading...
Tak Ingin Pancasila...
Anggota Fraksi Demokrat Mulyadi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Mulyadi menegaskan bahwa sejak awal Demokrat konsisten menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dia menilai, RUU tersebut terindikasi adanya unsur pelemahan Pancasila.

"Demokrat satu-satunya partai yang menolak RUU HIP sejak awal. Simplifikasi Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila serta memasukkan Ketuhanan yang berkebudayaan dengan alasan historis akan berdampak dalam kelangsungan kehidupan sosial agama," kata Mulyadi. (Baca juga: Safari Politik AHY untuk Pertahankan Eksistensi Demokrat)

Lebih lanjut dia menjelaskan, keberadaan ideologi Pancasila menjadi hal mutlak di Indonesia karena berfungsi sebagai pedoman utama dalam mengambil setiap kebijakan hukum. Sehingga, dia khawatir penyederhanaan Pancasila menjadi Ekasila dan Trisila akan melahirkan gerakan atau kelompok terlarang di Tanah Air.

"Keberadaan Pancasila sudah absolut sebagai landasan negara dan final consensus making. Baik sebagai landasan yuridis maupun landasan bermasyarakat," terangnya.

Menurut pria kelahiran Bukittinggi ini, Pancasila sebagai ideologi sudah mutlak menjadi landasan berpikir masyarakat Indonesia. Hal ini juga dikuatkan dalam TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme/Leninisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fraksi Demokrat Tolak...
Fraksi Demokrat Tolak Wacana Pilkada lewat DPRD
Hari Ayah Nasional 2025,...
Hari Ayah Nasional 2025, Ibas Ajak Anak Muda Tak Melupakan Jasa Orang Tua
Fraksi Demokrat Siap...
Fraksi Demokrat Siap Tunjangan Anggota DPR Dievaluasi
Ibas: Jangan Jadikan...
Ibas: Jangan Jadikan Pesaing, Wujudkan Trinitas Strategis untuk Dunia yang Berkelanjutan
Kenaikan PPN Hanya untuk...
Kenaikan PPN Hanya untuk Barang Mewah, Marwan Cik Asan: Ini Keputusan Tepat
Ibas: Sidang AIPA Harus...
Ibas: Sidang AIPA Harus Respons Berbagai Masalah dan Tantangan ASEAN
Miliki Satu Kursi, Partai...
Miliki Satu Kursi, Partai Perindo Gabung Fraksi Demokrat di DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Dalami Masalah...
DPRD DKI Dalami Masalah Perizinan Kasus Holywings
Anggota DPRD Indramayu...
Anggota DPRD Indramayu Dihukum 8 Tahun Penjara, Terbukti Jadi Dalang Tragedi Berdarah di Lahan Tebu
Rekomendasi
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved