Suarakan Perdamaian, Yuddy Chrisnandi Ungkap Sejarah Diplomasi Indonesia-Ukraina

Rabu, 22 Juni 2022 - 18:10 WIB
loading...
Suarakan Perdamaian,...
Mantan Dubes Republik Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi terus menyuarakan perdamaian antara Ukraina-Rusia, lewat buku Cinta Keduaku Berlabuh Di Ukraina. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Mantan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi terus menyuarakan perdamaian antara Ukraina dan Rusia. Hal ini dikatakan Yuddy dalam peluncuran buku Cinta Keduaku Berlabuh Di Ukraina.

"Buku ini akan membuat kita paham tentang sejarah, karena di buku ini tidak hanya bercerita apa yang saya lakukan," kata Yuddy dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Soal Senjata Biologis, Dubes Ukraina: Rusia Bohong!

"Tetapi menceritakan bagaimana sejarah Ukraina, bagaimana sejarah diplomasi Indonesia, apa yang saya rasakan, apa yang saya lakukan, dan apa yang dapat kita berikan untuk perdamaian dunia ini," tambahnya.

Baca juga: Ukraina Sebut Rusia Mungkin Luncurkan Serangan Besar pada Januari

Dalam buku ini, Yuddy mengungkapkan tentang perjalanannya sebagai Dubes sejak tahun 2017, hingga menceritakan detik-detik Ukraina diinvasi Rusia.

Meskipun buku tersebut berisi memori selama menjadi Dubes, tetapi buku itu tidak ditulis seperti membuat laporan atau seperti catatan harian.

Dia menyampaikan, bahwa buku itu ditulis dengan gaya novel style seperti dia bercerita agar tidak membosankan bagi pembacanya.

"Buku ini tentu mudah-mudahan bermanfaat untuk bidang studi hubungan internasional, untuk para calon diplomat yang akan menjadi duta besar," ungkap Yuddy.

"Dan lebih jauh dari itu buku ini akan menjadi perekat kebudayaan persahabatan dan nilai-nilai luhur persahabatan bangsa kita Indonesia tercinta dan bangsa Ukraina," sambungnya.

Yuddy juga menyampaikan, hasil penjualan buku tersebut akan disumbangkan kepada masyarakat Ukraina sebagai misi kemanusiaan yang akan disampaikan melalui Dubes Ukraina untuk Indonesia.

"Tadi saya sampaikan buku ini akan saya jual lebih mahal kepada khalayak umum yang tidak berkesempatan hadir dan hasil penjualan buku ini akan saya sumbangkan bagi masyarakat Ukraina yang memerlukan bantuan," tutupnya.

Sementara itu, Dubes Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin berharap, karya dan kinerja Yuddy itu diharapkan bisa menjadi jembatan bagi persahabatan antara Ukraina dan Indonesia.

Menurutnya, kemanusiaan dan perdamaian adalah harta yang paling besar yang dimiliki oleh sebuah negara. Dia pun berharap serangan yang terjadi di Ukraina menjadi serangan yang terakhir bagi demokrasi dan perdamaian yang ada di dunia.

"Saya akan belajar bahasa Indonesia lebih lancar lagi untuk bisa membaca buku Pak Yuddy, saya harap Pak Yuddy juga bisa membuat lebih banyak buku lagi," kata Vasyl.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memasuki Usia ke-79,...
Memasuki Usia ke-79, Mantan MenPAN-RB Harap Polri Kian Dicintai Masyarakat
Profil Serda Satria...
Profil Serda Satria Arta Kumbara, Mantan Marinir TNI AL yang Ikut Berperang di Rusia
Satria Arta Kumbara,...
Satria Arta Kumbara, Dipecat dari Marinir TNI AL, Kini Jadi Militer Rusia Lawan Ukraina
Akhir Perang Rusia-Ukraina...
Akhir Perang Rusia-Ukraina dan Pengaruh Korea Utara-China
Dubes Ukraina Beri Selamat...
Dubes Ukraina Beri Selamat Hari Pers Nasional 2025 di Banjarmasin
Status Pasukan Korea...
Status Pasukan Korea Utara di Rusia dan Perlindungan sebagai Tawanan Perang
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved