Mau Tahu Perbedaan Brimob dan Kopassus? Simak Nih!

Minggu, 19 Juni 2022 - 06:18 WIB
loading...
Mau Tahu Perbedaan Brimob...
Terdapat perbedaan antara Kopassus dan Brimob meski keduanya sama-sama pasukan khusus. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Terdapat perbedaan antara Brimob dan Kopassus meski keduanya sama-sama pasukan khusus. Biasanya, kedua pasukan elite itu diterjunkan dalam kondisi darurat.

Brimob atau Brigade Mobil merupakan salah satu korps milik Polri. Sedangkan Kopassus merupakan singkatan dari Komando Pasukan Khusus.

Pasukan elite milik TNI Angkatan Darat (AD) ini biasa dikenal dengan Korps Baret Merah. Lebih lengkap tentang perbedaan Brimob dan Kopassus ada di ulasan berikut ini.

Baca juga: Mau Tahu Perbedaan Densus 88 dan Gegana? Simak Nih!



1. Brimob
Korps Brimob Polri merupakan pelaksana utama Mabes Polri yang khusus menangani kejahatan berintensitas dan berkadar tinggi. Dilansir dari situs resmi Korbrimob Polri, Korps Brimob Polri adalah satuan tertua di Polri yang lahir pada 14 November 1946. Personel Brimob Polri ditutut harus siap mengemban tugas dari ancaman dan gangguan keamanan.

Adapun nama dan sebutan Brigade Mobil Polri pada masa lalu di antaranya Pasukan Polisi Istimewa, Pasukan Perjuangan Polisi, Barisan Polisi Istimewa Polisi Marsose, dan Mobile Brigade.

Sebagai bagian integral Polri, Korps Brimob Polri punya tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan dan menggerakkan kekuatan Brimob Polri dalam menanggulangi gangguan Kamtibmas berkadar tinggi utamanya kerusuhan massa, kejahatan terorganisasi bersenjata api, bom, bahan kimia, biologi dan radioaktif.

Mau Tahu Perbedaan Brimob dan Kopassus? Simak Nih!

Foto: Korbrimob Polri

Pelaksanaan tugas Brimob itu dilandaskan atas fungsi Brimob Polri sebagai satuan pamungkas Polri (striking force) yang memiliki kemampuan spesifik penanggulangan keamanan dalam negeri yang berkadar tinggi dan penyelamatan masyarakat yang didukung oleh personel terlatih dan memiliki kepemimpinan yang solid, peralatan dan perlengkapan dengan teknologi modern.

Sedangkan peran Brimob Polri dalam organisasi adalah melakukan manuver, baik secara individual atau dalam kelompok dengan daya gerak, daya tembak dan daya sergap untuk membatasi ruang gerak, melumpuhkan, menangkap para pelaku kejahatan beserta saksi dan barang bukti dengan cara membantu, melengkapi, melindungi, memperkuat, dan menggantikan satuan kepolisian yang ada.

Moto operasional kesatuannya adalah “sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil”. Sedangkan moto pengabdiannya adalah “jiwa ragaku demi kemanusiaan“. Brimob juga biasa dikenal Korps Baret Biru Tua.

Korps Brimob Polri terdiri dari dua sub unit utama, pasukan Gegana dan pasukan Pelopor. Resimen Gegana Brimob bertugas melaksanakan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP) ancaman, temuan, dan ledakan bom serta objek/VVIP, melaksanakan penjinakan atau penanganan bom, menyatakan TKP bom steril dan aman, serta melaksanakan disposal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Ratusan WNA Sindikat...
Ratusan WNA Sindikat Judi Online Internasional Dipindahkan, Brimob Bersenpi Bersiaga
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Profil Irjen Pol Arif...
Profil Irjen Pol Arif Budiman, Jenderal Brimob yang Kini Menjabat Kapolda Maluku Utara
Rekomendasi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved