Survei Indikator: Pemberantasan Korupsi di Indonesia Masih Dapat Rapor Merah

Rabu, 08 Juni 2022 - 15:17 WIB
loading...
Survei Indikator: Pemberantasan...
Agenda pemberantasan korupsi di Indonesia masih mendapatkan rapor merah dari publik. Hal itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Agenda pemberantasan korupsi di Indonesia masih mendapatkan rapor merah dari publik. Hal itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia .

"Mereka yang mengatakan pemberantasan korupsi lebih buruk atau sangat buruk itu 36,2%. Yang mengatakan sangat baik atau baik 24%," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam menyampaikan hasil surveinya secara daring, Rabu (8/6/2022). Baca juga: Mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya Didakwa Korupsi Rp27 Miliar

Meskipun terlihat angkanya lebih besar publik yang menilai agenda pemberantasan korupsi itu buruk, hasil survei ini memperlihatkan adanya tren penurunan dari hasil survei yang dikeluarkan pada bulan April 2022 kemarin.

"Meskipun agak sedikit turun ya, di April 2022 (angkanya) 37,8%," ujarnya.

Menurut Burhanuddin, hasil survei bulan ini harus dijadikan bahan evaluasi bagi instansi atau lembaga penegak hukum untuk menurunkan penilaian masyarakat terhadap agenda pemberantasan korupsi. Dia menilai penurunan tren angka buruk terhadap agenda pemberantasan korupsi harus dijadikan motivasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
PUI Apresiasi Komitmen...
PUI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Rekomendasi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
Berita Terkini
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved