Momentum Pemulihan Ekonomi melalui UMKM
Selasa, 07 Juni 2022 - 06:39 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, kinerja perbankan semakin membaik di tengah pemulihan perekonomian. Bank Indonesia (BI) mencatatkan fungsi intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan di mana kredit tumbuh 9,10% year on year (yoy) per April 2022.
Pertumbuhan kredit terjadi di seluruh kelompok bank, dan sebagian besar segmen kredit, beserta sektor ekonomi. Dari sisi penawaran, peningkatan kredit juga didukung standar penyaluran kredit perbankan yang terus melonggar. Terutama di sektor perdagangan, industri, dan pertanian.
Dari sisi permintaan, meningkatnya permintaan kredit juga didukung oleh pemulihan kinerja korporasi yang terus berlanjut. Tercermin dari perbaikan penjualan, kemampuan membayar, dan belanja modal.
Sedangkan penyaluran kredit di sektor UMKM tumbuh 16,75% yoy pada April 2022. Hal ini menunjukkan komitmen antara regulator dan pemerintah dalam peningkatan kredit ke sektor UMKM guna mendorong pembangunan yang inklusif.
Kondisi perbankan masih kokoh tercermin dari rasio kecukupan modal minimum atau capital adequacy ratio (CAR) di level 24,79% per Maret 2022. Sedangkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross mencapai 2,99% dengan NPL net sebesar 0,48%.
Pertumbuhan kredit terjadi di seluruh kelompok bank, dan sebagian besar segmen kredit, beserta sektor ekonomi. Dari sisi penawaran, peningkatan kredit juga didukung standar penyaluran kredit perbankan yang terus melonggar. Terutama di sektor perdagangan, industri, dan pertanian.
Dari sisi permintaan, meningkatnya permintaan kredit juga didukung oleh pemulihan kinerja korporasi yang terus berlanjut. Tercermin dari perbaikan penjualan, kemampuan membayar, dan belanja modal.
Sedangkan penyaluran kredit di sektor UMKM tumbuh 16,75% yoy pada April 2022. Hal ini menunjukkan komitmen antara regulator dan pemerintah dalam peningkatan kredit ke sektor UMKM guna mendorong pembangunan yang inklusif.
Kondisi perbankan masih kokoh tercermin dari rasio kecukupan modal minimum atau capital adequacy ratio (CAR) di level 24,79% per Maret 2022. Sedangkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross mencapai 2,99% dengan NPL net sebesar 0,48%.
Lihat Juga :