Anis Matta Usul Pileg dan Pilpres 2024 Digelar Tidak Serentak
Sabtu, 04 Juni 2022 - 07:08 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengusulkan capres 2024 didukung perolehan suara Pemilu Legislatif (PIleg) 2024. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengusulkan capres 2024 didukung perolehan suara Pemilu Legislatif ( Pileg ) 2024. Partai Gelora tak setuju capres yang diusulkan nanti didukung hasil perolehan suara Pileg 2019.
“Logika sederhananya adalah kita ke restoran, kemudian kita dihidangkan ikan yang sudah mati 5 tahun yang lalu, diproses lagi sekarang. Kira-kira, apakah mau kita makan atau tidak? Harusnya yang kita makan ikan segar," kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dalam keterangan tertulis dikutip pada Sabtu (4/6/2022).
Maka itu, Partai Gelora mengusulkan pemisahan pileg dan Pilpres 2024 tidak digelar dalam waktu bersamaan dengan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun tujuannya, agar Presiden periode selanjutnya mendapatkan dukungan suara aktual dan legitimasi dari hasil perolehan suara Pileg 2024.
Baca juga: Bukan Menunda Pemilu, Jokowi Diharapkan Siapkan Pemimpin Baru di 2024
“Logika sederhananya adalah kita ke restoran, kemudian kita dihidangkan ikan yang sudah mati 5 tahun yang lalu, diproses lagi sekarang. Kira-kira, apakah mau kita makan atau tidak? Harusnya yang kita makan ikan segar," kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dalam keterangan tertulis dikutip pada Sabtu (4/6/2022).
Maka itu, Partai Gelora mengusulkan pemisahan pileg dan Pilpres 2024 tidak digelar dalam waktu bersamaan dengan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun tujuannya, agar Presiden periode selanjutnya mendapatkan dukungan suara aktual dan legitimasi dari hasil perolehan suara Pileg 2024.
Baca juga: Bukan Menunda Pemilu, Jokowi Diharapkan Siapkan Pemimpin Baru di 2024
Lihat Juga :