Suara-Suara Tertahan

Minggu, 29 Mei 2022 - 09:07 WIB
loading...
A A A
Semesta memang tidak pernah salah memilih. Akan tetapi, terkadang ada energi tertentu yang amat kuat menarik kita ke dalam palung hitam tanpa ada kesempatan kembali ke permukaan. Ada kalanya kematian bukan berarti sesuatu yang buruk. Seperti dedaunan yang luruh di musim gugur, yang justru memberi kesempatan daun-daun baru untuk tumbuh. Seperti juga Hujan dalam cerpen Pembersih Jejak Kematian, yang kehilangan topeng, tetapi kembali mendapatkan jiwanya.

Kali ini Sasti menyampaikan bahwa apa yang tampak, belum tentu nyata. Manusia sejak awal telah berkenalan dengan fungsi topeng―harfiah maupun kiasan, untuk ritual maupun pencitraan. Ada pula topeng yang seperti dipakai Hujan, yang cocok sekali untuk menyembunyikan luka. Topeng model ini jamak dipakai perempuan yang hidup dalam belenggu atau malah sangkar emas. Jika sudah begitu, kematian menjadi satu-satunya kawan baik yang memahami segalanya, sekaligus membebaskan dari belenggu.

Jika dibandingkan dengan Kumpulan Cerita B, buku ini lebih banyak menyajikan tema-tema suram. Tentang kematian, kegetiran, serta kesempatan-kesempatan yang terlepas atau sengaja dilepas demi kebaikan-kebaikan lain. Penulisnya sendiri mengakui ketika berbincang dengan pengulas, bahwa buku ini adalah medianya menyampaikan sekian poin kegelisahan dan ketidaksetujuan.

Memang, fiksi adalah sesuatu yang kerap dijadikan senjata untuk mengungkapkan hal-hal yang sulit diucapkan secara lisan. Misalnya soal ketidakadilan atau sesuatu yang tidak tepat. Tampak dari diangkatnya isu-isu purba seputar perempuan, yang berkaitan dengan diri dan keluarga, seperti dalam cerpen Segala Sesuatu yang Tak Pernah Terjadi.

“Tuhan, sebuah perpisahan tak pernah mudah bagi perempuan. Orang-orang akan memandang hina dan menyalahkannya. Ia akan dianggap perempuan jalang yang tak sudi mengabdi kepada tuannya.” (Segala Sesuatu yang Tak Pernah Terjadi, halaman 46)

Berkisah tentang seorang perempuan yang kerap mendapat perlakuan kurang pantas dari suaminya, ini merupakan salah satu isu purba yang coba Sasti angkat. Entah berapa banyak perempuan yang menerima kekerasan dari orang terdekatnya. Orang yang seharusnya menyayangi dan mencintai sepenuh hati tanpa membuat luka menganga. Jika data saja sudah bicara ribuan, entah berapa banyak yang tidak berani melapor.

Mereka takut. Mendobrak kebiasaan malah menghasilkan hujatan untuk diri mereka. Tidak jarang malah dianggap perempuan jalang yang tidak sudi mengabdi kepada tuannya. Padahal, tahu apa orang-orang itu tentang luka yang tidak berdarah (dan yang berdarah)? Namun, pertolongan Semesta selalu datang tepat waktu. Dan, tidak pernah salah pilih.

Premis soal kematian lainnya dapat ditemukan dalam Tarian Kematian Ngengat, Pembersih Jejak Kematian, serta Prosesi Kematian yang Sempurna. Apa yang Paul McCartney Bisikkan di Telinga Janitra? adalah judul pemungkas dalam kumpulan cerpen ini. Seperti sifat pemungkas yang umumnya meninggalkan kesan lebih tebal, seperti itu juga adanya kisah tentang perempuan bernama Janitra. “Si Kumbang membuka mata kuningnya lebar-lebar. Telinganya tegak. Begitu juga ekor kembarnya. Janitra mencengkeram pisau itu kuat-kuat.” (Apa yang Paul McCartney Bisikkan di Telinga Janitra?, halaman 141)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Bukan Motivasi Kosong,...
Bukan Motivasi Kosong, Positivo Theory Jadi Panduan Nyata Anak Muda Bangun Masa Depan
Rustini Muhaimin Tekankan...
Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dengan Gerakan Membaca
Prosumenesia: Era Baru...
Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
Rekomendasi
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
AS Siapkan Pesawat Tercepat...
AS Siapkan Pesawat Tercepat di Dunia, Melebihi Kecepatan Suara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved