Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital

Kamis, 11 September 2025 - 06:29 WIB
loading...
Prosumenesia: Era Baru...
Buku Prosumenesia bukan sekadar karya akademis, melainkan manifesto zaman baru. Era di mana setiap warga digital tak lagi hanya menonton, tapi juga mencipta, menyebarkan, dan membentuk realitas bersama. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Kata “Prosumenesia” pertama kali diperkenalkan ke publik melalui peluncuran buku berjudul sama pada 11 September 2025 di Ruang GBHN Nusantara 5 DPR RI, momen penting yang menandai lahirnya istilah baru dalam peta komunikasi digital Indonesia. Ditulis oleh mahasiswa Program Doktoral Ilmu Komunikasi (DIK) angkatan 33 Sekolah Pascasarja USahid Jakarta.

Buku ini bukan sekadar karya akademis, melainkan manifesto zaman baru: era di mana setiap warga digital (netizen) tak lagi hanya menonton, tapi juga mencipta, menyebarkan, dan membentuk realitas bersama. Bayangkan di mana di setiap layar ponsel, bukan hanya digunakan untuk menonton konten, tapi juga pembuat konten. Selamat datang di era Prosumen! Era yang dipopulerkan pertama kali oleh futurolog Alvin Toffler.

Kini, lebih jauh diperkenalkan Prosumenesia istilah yang lahir dari perpaduan prosumen dan Indonesia, menggambarkan revolusi digital yang sedang mengubah DNA komunikasi massa. Indonesia, salah satu pengguna media sosial tertinggi di dunia, telah mengalami hal ini. Batas antara yang memproduksi dan yang mengonsumsi informasi telah runtuh. Baca juga: Bermodal Smartphone, Konten Kreator TikTok Ini Mampu Bangun Rumah dan Berkontribusi untuk Lingkungan

Kini, kita semua adalah prosumen: konsumen yang sekaligus mencipta, membagi, bahkan membentuk realitas kolektif melalui unggahan, komentar, dan viralitas. Fenomena ini bukan sekadar perubahan perilaku. Ini adalah transformasi budaya yang mendalam, dan Indonesia sedang berada di jantungnya.

Penelitian yang disajikan dalam 233 halaman buku ini, menunjukkan bahwa fenomena Prosumenesia bukan sekadar tren sesaat, melainkan transformasi struktural yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Dari cara berinteraksi, mengonsumsi informasi, hingga membentuk opini publik.

Buku ini tidak hanya menganalisis dari perspektif akademis, tetapi juga menghadirkan studi kasus konkret di Indonesia. Mulai dari fenomena viral yang mengubah persepsi sosial hingga gerakan digital yang mempengaruhi dinamika politik. Editor buku Prosumenesia, Dr. Andi Mirza Ronda menyebut, "Di era prosumen ini, siapa pun bisa menjadi produsen konten media sekaligus menyebarluaskannya secara masif."

Dampak Prosumenesia dalam Kehidupan Sehari-hari
Salah satu temuan paling mengejutkan dalam buku ini adalah fenomena "brain rot" yang melanda Generasi Z. Penelitian menunjukkan korelasi yang mengkhawatirkan antara intensitas penggunaan media sosial dengan penurunan kemampuan kognitif generasi muda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Berita Terkini
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved