Beri Sinyal Dukung Ganjar Pranowo, Jokowi Ingin Jadi King Maker 2024
Kamis, 26 Mei 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Jadi, kata dia, salah satu opsinya adalah PDIP maju mencalonkan sendiri tanpa koalisi dengan parpol lain. Dia menambahkan, kalau Jokowi mampu mempertahankan para pemilihnya yang di luar PDIP melalui misalnya gerakan Projo untuk Ganjar, maka peluang untuk opsi tersebut memungkinkan.
"Kekuatan PDIP sebagai partai, digabung dengan figur Jokowi sebagai kekuatan personal, bisa membuat pasangan Ganjar Pranowo - Puan Maharani sesuatu yang mungkin," imbuhnya.
Baca: Jokowi Pesan ke Ganjar Ojo Kesusu, Ngabalin Bilang Begini
Namun, lanjut dia, bila opsi itu tidak mau diambil oleh PDIP, dan PDIP tetap mau maju berkoalisi dengan parpol lain dengan mengajukan Puan sebagai hanya calon PDIP, maka Ganjar dan Jokowi harus mencari beberapa partai lain yang belum punya calon. Dia melanjutkan, entah kebetulan atau tidak, beberapa parpol pendukung Pemerintahan Jokowi sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
KIB hingga saat ini terdiri dari Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Kita tahu bakal KIB ini tidak punya capres, paling jauh saat ini mereka punya bakal cawapres seperti Muhaimin dan Airlangga. Jadi, opsi yang tersedia bagi Jokowi adalah menjadi mak comblang memasangkan Ganjar menjadi capres KIB dengan cawapresnya berasal dari Golkar atau PKB," katanya.
Sebagai presiden yang masih berkuasa sampai Oktober 2024, kata dia, Jokowi masih punya sumber daya kekuasaan dan ekonomi yang cukup untuk memasangkan Ganjar dengan KIB. Selain itu, dia menilai Jokowi juga bisa mencoba opsi lain, yaitu memasangkan Ganjar dengan koalisi yang sedang diupayakan Partai Nasdem.
"Kekuatan PDIP sebagai partai, digabung dengan figur Jokowi sebagai kekuatan personal, bisa membuat pasangan Ganjar Pranowo - Puan Maharani sesuatu yang mungkin," imbuhnya.
Baca: Jokowi Pesan ke Ganjar Ojo Kesusu, Ngabalin Bilang Begini
Namun, lanjut dia, bila opsi itu tidak mau diambil oleh PDIP, dan PDIP tetap mau maju berkoalisi dengan parpol lain dengan mengajukan Puan sebagai hanya calon PDIP, maka Ganjar dan Jokowi harus mencari beberapa partai lain yang belum punya calon. Dia melanjutkan, entah kebetulan atau tidak, beberapa parpol pendukung Pemerintahan Jokowi sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
KIB hingga saat ini terdiri dari Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Kita tahu bakal KIB ini tidak punya capres, paling jauh saat ini mereka punya bakal cawapres seperti Muhaimin dan Airlangga. Jadi, opsi yang tersedia bagi Jokowi adalah menjadi mak comblang memasangkan Ganjar menjadi capres KIB dengan cawapresnya berasal dari Golkar atau PKB," katanya.
Sebagai presiden yang masih berkuasa sampai Oktober 2024, kata dia, Jokowi masih punya sumber daya kekuasaan dan ekonomi yang cukup untuk memasangkan Ganjar dengan KIB. Selain itu, dia menilai Jokowi juga bisa mencoba opsi lain, yaitu memasangkan Ganjar dengan koalisi yang sedang diupayakan Partai Nasdem.
Lihat Juga :