PBNU: Konten Kreator Tidak Seharusnya Dukung LGBT
Rabu, 11 Mei 2022 - 17:15 WIB
loading...
Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengatakan konten kreator tidak seharusnya terlihat mendukung isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Foto/Tangkapan Layar Youtube
A
A
A
JAKARTA - Usai menuai polemik karena mengundang pasangan gay , Ragil Mahardika dan Fredik Vollert dalam konten YouTube-nya, Deddy Corbuzier lantas meminta maaf dan menghapus konten miliknya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengatakan konten kreator tidak seharusnya terlihat mendukung isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Baca juga: Mengapa Pelaku LGBT Tak Dapat Dijerat Hukum, Ini Penjelasan Menko Polhukam
"Seharusnya kita ikut menyebarkan kebaikan dan melarang kemungkaran," ujar Fahrur saat dihubungi MNC Portal, Rabu (11/5/2022).
Fahrur menegaskan jangan sampai konten kreator ikut menyebarluaskan isu LGBT dan membuat orang tertarik atau bersimpati kepada pelakunya.
"Homo seksual itu dilarang agama dan merupakan penyimpangan seksual. Pelaku homo seksual harus diobati dan diluruskan. Orientasi seksual yang menyimpang itu mungkin karena salah pergaulan atau sesuatu hal," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) mengatakan konten kreator tidak seharusnya terlihat mendukung isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Baca juga: Mengapa Pelaku LGBT Tak Dapat Dijerat Hukum, Ini Penjelasan Menko Polhukam
"Seharusnya kita ikut menyebarkan kebaikan dan melarang kemungkaran," ujar Fahrur saat dihubungi MNC Portal, Rabu (11/5/2022).
Fahrur menegaskan jangan sampai konten kreator ikut menyebarluaskan isu LGBT dan membuat orang tertarik atau bersimpati kepada pelakunya.
"Homo seksual itu dilarang agama dan merupakan penyimpangan seksual. Pelaku homo seksual harus diobati dan diluruskan. Orientasi seksual yang menyimpang itu mungkin karena salah pergaulan atau sesuatu hal," jelasnya.
Lihat Juga :