Mudik : 'Unvirtually Connected'

Kamis, 28 April 2022 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Banyak yang mengalami setelah mudik orang tampak lebih bahagia. Dalam "Sein und Zeit", Martin Heidegger mengatakan bahwa seseorang harus mempunyai hubungan khusus dengan tanah di mana dia lahir dan berakar. Seseorang perlu mempunyai minimal satu tempat yang mempunyai koneksi emosi yang memberi makna siapa dirinya dan bagaimana itu memberikan pengaruh baik kesehatan jiwa. Mudik menggambarkan perasaan diterima penuh tanpa syarat dan rasa aman. Mudik tahun ini juga perjumpaan nyata bukan virtual dan menghadirkan koneksi sejati, jauh berbeda dari mudik virtual dan koneksi digital video call, dua tahun lalu karena pandemi.

Pengalaman berpindah tempat termasuk mudik mengurangi risiko sakit fisik dan stres. Jika seseorang merasa terikat kuat dengan sebuah tempat, ia lebih puas atas hidupnya dan sedikit khawatir akan masa depan. Lingkungan fisik di mana kita paling diterima memainkan peranan dalam menciptakan makna dan pengaturan hidup. Cara memandang hidup dan apa yang kita lakukan bergantung dari mana kita berasal dan apa yang kita alami di sana. Kampung halaman adalah pengalaman at home (lebih dari sekadar house). Konsep home lebih dari sekadar tempat. Home merangkai tempat, objek, orang-orang, relasi, kedekatan dan kenangan yang baik.

Dalam sebuah survei, pertanyaan mana tempat yang paling membekas di hati yang pantas disebut home, jawaban terbanyak berkisar pada tempat kelahiran, tempat terlama yang pernah ditinggali dan tempat di mana keluarga besarnya bermula. Hanya 22% mengatakan tempat di mana mereka tinggal sekarang. Penelitian lain menemukan remaja dan anak-anak di seluruh dunia jika diminta menggambar rumah di kertas kosong cenderung meletakkan rumah di bagian tengah kertas. Ini menandakan naluri manusia, rumah, tempat, desa sebagai home merupakan kebutuhan dasar utama terpenting. Yang lain di gambar mengelilingi sebagai pelengkap.

Penyair Robert Frost bilang tentang kampung halaman, “when you have to go there, they have to take you in”.

Mudik sebagai keberakaran seseorang tidak bisa disangkal. Namun ada saja yang tak bisa mudik, tidak semua orang memiliki keberakaran dengan kampung halamannya lagi. Di tahun-tahun sebelum wabah, ada sesama kita yang juga tidak bisa dan tidak pernah mudik. Baik karena alasan ekonomi pun keterputusan dengan akar kehidupannya. Jika Martin Heidegger menekankan ideal keberakaran seseorang, Emmanuel Levinas mengingatkan ada di antara kita yang tak berakar lagi. Tidak mudik baik kemarin karena wabah atau alasan apapun menjadi kesempatan solidaritas kepada sesama yang sudah tidak bisa pun tidak pernah mudik itu. Bahkan tidak mempunyai pengalaman mudik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Tinjau Arus Balik Lebaran...
Tinjau Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat sampai Tujuan
Mudik 2026 dan Isu Strategis...
Mudik 2026 dan Isu Strategis Terkait Kependudukan
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Pemudik Diminta Hindari...
Pemudik Diminta Hindari Puncak Arus Balik pada 24 Maret, Kakorlantas: Manfaatkan WFA
Kisah Jefri Caliak,...
Kisah Jefri Caliak, Pemudik yang Sarat Makna dan Keteguhan
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Rekomendasi
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved