KPK Dalami Penyewaan Rumah Persembunyian Nurhadi

Jum'at, 19 Juni 2020 - 23:27 WIB
loading...
A A A
Ali melanjutkan, setelah penangkapan tim KPK melakukan penggeledahan di dalam rumah. Tim KPK menyita beberapa barang bukti di antaranya dokumen-dokumen penting, sejumlah uang, tiga mobil mewah, serta beberapa tas dan sepatu beragam merek terkenal. Guna mengonfirmasi dan menggali beberapa barang bukti tersebut, penyidik telah memeriksa Rizki Aulia Rahmi sebagai saksi pada Kamis (18/6/2020).

"Saat ini belum kami bisa rinci daftar barang-barang tersebut dan nilainya karena penyidik masih akan kembali mengkonfirmasi kepada sejumlah saksi," katanya.(Baca juga: Dalami Suap Nurhadi Cs, KPK Periksa Direktur PT Delta Beton Indonesia )

Jaksa penuntut umum yang menangani sejumlah perkara ini membeberkan, penyidik juga telah memeriksa Bona Sakti Nasution, Manajer Hotel Sunbreeze, Senayan, Jakarta dan Dita Yusuf Pambudi, karyawan Hotel Sunbreeze. Pemeriksaan Bona dan Dita berlangsung pada Rabu (17/6/2020).

"Saat pemeriksaan Bona Sakti Nasution dan Dita Yusuf Pambudi, penyidik mengonfirmasi keterangan keduanya terkait dengan barang bukti yang telah dilakukan penyitaan dan adanya pertemuan Tin Zuraida, istri tersangka NHD (Nurhadi) dengan pihak-pihak tertentu," katanya.

Ali menambahkan, penyidik juga masih terus mendalami lebih lanjut bukti kepemilikan vila di Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat yang diduga milik Nurhadi. Vila ini pernah digeledah tim KPK Senin (9/3/2020). Selain itu, penyidik juga mengusut dugaan adanya tindakan pengalihan atas aset berupa vila di Gadog tersebut. Untuk memastikan dugaan tersebut, penyidik telah memeriksa Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Herlinawati dan Andrew (karyawan swasta) pada Senin (15/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Rekomendasi
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved