Asosiasi Alumnus Oxford dan Cambridge University Temui Mahfud MD, Apresiasi Kinerja Polhukam
Kamis, 21 April 2022 - 09:34 WIB
loading...
Asosiasi alumnus Oxford dan Cambridge University mengapresiasi kinerja Kemenko Polhukam di bawah kepemimpinan Mahfud MD. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Alumni Universitas Oxford dan Cambridge asal Indonesia bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2022). Para alumnus universitas ternama di dunia tersebut menyampaikan apresiasi kepada Mahfud atas upaya dan kerja kerasnya dalam menjaga stabilitas nasional.
"Izinkan kami sebagai warga Indonesia mengucapkan banyak terima kasih, atas pimpinan dan keberhasilan bapak dalam menstabilkan bangsa yang kita sangat cintai ini," ujar Ketua Dewan Pengawas Alumni Universitas Oxford dan Cambridge Indonesia Nicho Lieke kepada Mahfud.
Sebagai asosiasi alumnus Oxford dan Cambridge University, Nicho menegaskan siap berpartisipasi dan mendukung pemerintah dalam mensukseskan visi Indonesia Emas.
Baca juga: Mahfud MD Sangkal Situasi Wadas Mencekam
"Ada dua usulan yang kami ajukan, dan kami minta arahan. Berdasakan yang kami ketahui, ada visi tentang Indonesia emas. Bapak sebelumnya mengatakan ada 4 pilar. Pertama pembangunan SDM dan Iptek, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola. Selanjutnya pembangunan ekonomi berkelanjutan," papar Nicho.
"Izinkan kami sebagai warga Indonesia mengucapkan banyak terima kasih, atas pimpinan dan keberhasilan bapak dalam menstabilkan bangsa yang kita sangat cintai ini," ujar Ketua Dewan Pengawas Alumni Universitas Oxford dan Cambridge Indonesia Nicho Lieke kepada Mahfud.
Sebagai asosiasi alumnus Oxford dan Cambridge University, Nicho menegaskan siap berpartisipasi dan mendukung pemerintah dalam mensukseskan visi Indonesia Emas.
Baca juga: Mahfud MD Sangkal Situasi Wadas Mencekam
"Ada dua usulan yang kami ajukan, dan kami minta arahan. Berdasakan yang kami ketahui, ada visi tentang Indonesia emas. Bapak sebelumnya mengatakan ada 4 pilar. Pertama pembangunan SDM dan Iptek, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola. Selanjutnya pembangunan ekonomi berkelanjutan," papar Nicho.
Lihat Juga :