Jumlah Kiai Muhammadiyah Terus Menurun, Ini Faktor Penyebabnya

Senin, 18 April 2022 - 09:18 WIB
loading...
Jumlah Kiai Muhammadiyah...
Muhammadiyah pernah dipimpin kiai sejak KH Ahmad Dahlan pada 1912 hingga KH Azhar Basyir pada 1994. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Muhammadiyah tidak punya kiai . Lihat saja pengurusnya, tidak ada yang bergelar kiai. Kalau pun ada jumlahnya sangat sedikit. Begitulah pandangan orang terhadap organisasi modern ini.

Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni pun mengakui kesan tersebut. Padahal, Muhammadiyah didirikan oleh seorang kiai dan pernah dipimpin para kiai.

Muhammadiyah didirikan pada tahun 1912 oleh seorang kiai bernama Ahmad Dahlan. Tokoh-tokoh Muhammadiyah pd periode awal, baik di pusat maupun daerah, juga adalah kiai. Secara berturut-turut PP Muhammadiyah diketuai oleh kiai, sejak Ahmad Dahlan sampai Azhar Basyir, yang wafat tahun 1994,” tulis Syafiq dalam rangkaian twit berjudul Mengapa Jumlah Kiai di Muhammadiyah Semakin Menurun?, dikutip Senin (18/4/2022).

Baca juga: Dunia Bisu saat Israel Serang Palestina, Muhammadiyah: Bukti Peradaban Modern Lumpuh

Menurut Syafiq, kesan menurunnya jumlah kiai di Muhammadiyah makin kuat apabila dilihat dalam kepemimpinan organisasi maupun pengelolaan amal usaha seperti perguruan tinggi, sekolah dasar dan menengah, rumah sakit, dan panti sosial. Kesan tersebut muncul karena tiga faktor.

1) Muhammadiyah tidak memiliki banyak pesantren tradisional 2) Kiai lebih mudah tumbuh dalam masyarakat tradisional 3) Modernitas yang dianut oleh Muhammadiyah juga menyebabkan tidak banyak yang berminat untuk menjadi kiai,” kata Guru Besar Sejarah Kebudayaan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Rekomendasi
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Berita Terkini
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved