Antara Rasisme di Amerika dan Kasus Rasisme di Indonesia

Jum'at, 19 Juni 2020 - 06:41 WIB
loading...
A A A
Rasisme Amerika seperti yang pernah saya sampaikan bersifat historis, bahkan mungkin tidak salah kalau saya istilahkan sebagai dosa asal bangsa ini. Sementara Indonesia tidak memiliki sejarah rasisme itu. Yang ada justru sejarah toleransi dan kerukunan yang diakui oleh semua pihak.

Selain itu rasisme Amerika jelas terjadi bukan karena ada penyebab lain, seperti “sosial jealousy” atau kecemburuan sosial akibat kesenjagan ekonomi misalnya. Justru palaku rasis di Amerika adalah mereka yang fortunate (beruntung) dari kalangan masyarakat kelas atas.

Hal ini berbeda dengan kasus di Indonesia. Justru adanya kasus-kasus, sebutlah rasisme kepada kelompok tertentu, disebabkan adanya sense of unfairness (rasa ketidak adilan) dalam masyarakat.

Bahwa adanya ketidakadilan perekonomian, di mana kelompok kecil justru menguasai perekonomian negara dengan proporsi yang tidak sesuai menjadikan kelompok masyarakat mayoritas merasa terzholimi.

Karenanya kalaupun ada tendensi rasisme atau minimal ketidaksenangan mayoritas di Indonesia terjadi bukan karena itulah tabiat bangsa. Apalagi dianggap karena agama. Tapi karena faktor lain yang menjadi pendorong. Faktor hilangnya sense of justice (rasa keadilan di tengah masyarakat).

Tapi di Amerika sekali lagi memang didorong oleh mentalitas penjajah (colonial mentality) orang putih yang merasa lebih hebat dari warga lain yang berkulit non-putih. Di sinilah kesalahan fatal ketika seorang ingin menyamakan antara rasisme Amerika dan kasus rasisme di Indonesia. Tentu tidak sama dan menyamakannya adalah kebodohan dan sekaligus pelecehan kepada bangsa dan negara Indonesia.

Saya hanya ingin sekali lagi mengatakan kepada semua anak bangsa, mari kira jaga nama baik bangsa ini. Tentu dengan tetap mengkritisi secara proporsional semua kekurangan yang ada. Kritis kepada bangsa dan negara seharusnya menjadi bagian dari sikap nasionalisme kita. Bukan justru karena dorongan keinginan untuk melihat bangsa ini buruk dan terjatuh di mata dunia.

Belajarlah berterima kasih. Atau belajar tahu diri!

New York, 18 Juni 2020
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved