alexametrics

Bertambah 5, Total 1.063 WNI di Luar Negeri Terinfeksi Covid-19

loading...
Bertambah 5, Total 1.063 WNI di Luar Negeri Terinfeksi Covid-19
Simulasi penanganan pasien corona (Covid-19). Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Laju kasus Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi Covid-19 masih meningkat. Merujuk pada laporan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), hari ini ada tambahan lima kasus baru, sehingga akumulasi WNI terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini mencapai 1.063 orang.

"Tambahan WNI terkonfirmasi #COVID19 di di Arab Saudi, Kazakhstan & Hong Kong (RRT). Total WNI terkonfirmasi COVID19 di Luar Negeri adalah 1.063," demikian keterangan Kemlu melalui akun Twitter-nya @Kemlu_RI, Kamis (18/6/2020).

Seiring dengan meningkatnya kasus baru, pasien yang sedang menjalani perawatan intensif juga bertambah. Secara keseluruhan, WNI yang masih dirawat hingga kini berjumlah 313 orang. (Baca juga: Kemendikbud Gandeng Netflix, KPI: Kita Harus Bantu Industri Media dalam Negeri).

Meski begitu, Kemlu mengungkapkan ada kabar baik dalam perkembangan hari ini yaitu angka kesembuhan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri dari Covid-19 terus bertambah. Hari ini tercatat tiga orang pulih setelah menjalani perawatan intensif sehingga jumlah keseluruhan menjadi 685 orang.



Sama seperti kemarin, ada dua negara melaporkan pasien WNI sembuh dari infeksi corona. "Sembuh di Arab Saudi & Kuwait. Total 685 sembuh," begitu laporan Kemlu. (Baca juga: Gorengan, Cabai Rawit, dan Secangkir Kopi di Meja Kerja AHY).

Di sisi lain, laporan hari ini juga menunjukkan adanya tambahan satu kasus lagi yang meninggal akibat Covid-19 di Arab Saudi. Dengan demikian, total WNI di luar negeri yang tutup usia sudah mencapai 65 orang.



Berikut Sebaran Kasus WNI Covid-19 di Luar Negeri

Amerika Serikat: 79 orang (40 sembuh, 23 stabil, 16 meninggal)
halaman ke-1 dari 6
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak