Urgensi Vaksin Covid-19 dan Peluang Bio Farma Indonesia

Kamis, 18 Juni 2020 - 07:29 WIB
loading...
Urgensi Vaksin Covid-19...
Taruna Ikrar, Dokter Ahli Farmakologi, Anggota American College of Clinical Pharmacology Amerika Serikat.
A A A
Taruna Ikrar
Dokter Ahli Farmakologi, Anggota American College of Clinical Pharmacology Amerika Serikat

CORONA virus disease (Covid-19) mewabah secara global yang sudah menjadi pandemik. Bahkan telah menginfeksi jutaan penduduk dunia, dengan tingkat kematian yang sangat tinggi hingga ratusan ribu pasien. Wabah ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan dunia, bahkan ancaman nyata terjadinya resesi ekonomi, sosial, dan politik global.

Virus Corona atau Covid-19 begitu cepat menular akibat memiliki empat sifat yang menunjukkan virulensi sangat reaktif, yaitu (1) Menular dari orang ke orang (human to human); (2) Menular pada saat penderita belum/tidak ada gejala (asymptomatic); (3) Menular trans-species (bisa antara spesies atau Human-Animal-Human); dan (4) Entry point penularannya bukan hanya via pernapasan (not only via respiratory), tetapi bisa menginfeksi jaringan mukosa, seperti pada selaput mukosa atau lendir pada mata, juga saluran pencernaan, dan tentu saja lewat saluran pernapasan sebagai jalur utama penularan penyakit ini.

Tingginya tingkat kematian akibat Covid-19 berdasarkan laporan ilmiah New Enaglan Journal of Medicine (NEJM 2020) dengan tiga fakta penting sebagai berikut: pertama, gagal pernapasan (Acute Respiratory Distress Syndrome) yang diakibatkan oleh akumulasi mucuse di paru-paru khususnya di dalam alveolus. Kedua, terjadi sumbatan pembuluh darah yang akhirnya pembuluh darah arteri mengalami pelebaran atau aneurysm akibat atherosclerosis tersebut yang akhirnya bisa terjadi perdarahan. Ketiga, penggumpalan darah (trombosis) yang berakibat sangat berbahaya, karena bisa mengakibatkan kegagalan berbagai organ tubuh (Multiorgan failure). Ketiga hal di atas yang menyebabkan sangat tingginya jumlah kematian pada pasien Covid-19.

Sejak Juni 2020, beberapa negara di dunia telah melakukan pelonggaran terhadap karantina wilayah. Dalam istilah yang dipopulerkan oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) disebut NNL (New Normal Life), dalam arti bahwa masyarakat di beberapa wilayah setelah mengalami penurunan jumlah kasus, untuk melakukan pelonggaran dan masyarakat sudah diizinkan beraktivitas di luar rumah, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Protokol tersebut berupa, yakni masyarakat tetap diharuskan menjaga jarak (social distancing), memakai masker bila keluar rumah, mencegah kerumunan orang banyak, dan tetap menjaga kebersihan tubuh dengan senantiasa mencuci tangan. Namun, melihat data epidemiologi, masih sangat jelas bahwa Covid-19 akan senantiasa berada di sekeliling kita dan akan tetap menjadi ancaman kesehatan dunia.

Urgensi Vaksin Covid-19

Berdasarkan sifat virus Covid-19 di atas, jika tidak ditangani dengan baik, akan berdampak sangat serius karena akan terjadi ledakan kasus Covid-19 di masa mendatang. Oleh karena itu, urgensi menemukan vaksin Covid-19 menjadi sebuah keharusan. Apalagi urutan genetik SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 telah ditemukan dan merangsang perusahaan farmasi global yang kuat untuk mengembangkan vaksin melawan penyakit tersebut. Skala dampak kemanusiaan dan ekonomi dari pandemi Covid-19 yang luar biasa, mendorong evaluasi teknologi vaksin generasi terkini melalui paradigma baru untuk mempercepat pengembangan, kandidat vaksin Covid-19 memasuki pengujian klinis pada manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Berita Terkini
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved