Pilkada 2020, Ini Tiga Ukuran KPU soal Bisa Tidaknya Digelar
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:07 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan ada tiga hal yang menjadi ukuran lembaganya untuk menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 bisa dilaksanakan atau tidak. Ketiganya yaitu regulasi, sumber daya manusia (SDM), dan anggaran.
Aspek pertama yaitu regulasi, Arief mengakui sampai saat ini belum siap karena semua Peraturan KPU (PKPU) belum tuntas. Semua PKPU yang dibutuhkan menunggu justru sedang menunggu PKPU tentang pilkada dengan protokol kesehatan.
Rencana konsultasi dengan Komisi II DPR dan pemerintah untuk menyusun protokol kesehatan pilkada yang seharusnya dilakukan pada Rabu (17/6/2020) pagi tadi mendadak diundur pada Senin (21/6/2020).
(Baca: Ngotot Dilaksanakan Desember, Kemendagri Siap Bantu Dana Pilkada)
“Saya coba komunikasikan kalau itu diundur Senin itu terlalu lama karena teman-teman di daerah sudah menunggu regulasi ini. Waktu tinggal menyisakan dua hari sementara teman-teman perlu mendapatkan sosialsiasi yang cukup,” tutur Arief dalam diskusi virtual Fokus SINDO bertajuk “Pilkada 2020, Realistiskah?” di kanal youtube resmi SINDOnews yang dipandu jurnalis, Bakti Munir, Rabu (17/6/2020).
Aspek pertama yaitu regulasi, Arief mengakui sampai saat ini belum siap karena semua Peraturan KPU (PKPU) belum tuntas. Semua PKPU yang dibutuhkan menunggu justru sedang menunggu PKPU tentang pilkada dengan protokol kesehatan.
Rencana konsultasi dengan Komisi II DPR dan pemerintah untuk menyusun protokol kesehatan pilkada yang seharusnya dilakukan pada Rabu (17/6/2020) pagi tadi mendadak diundur pada Senin (21/6/2020).
(Baca: Ngotot Dilaksanakan Desember, Kemendagri Siap Bantu Dana Pilkada)
“Saya coba komunikasikan kalau itu diundur Senin itu terlalu lama karena teman-teman di daerah sudah menunggu regulasi ini. Waktu tinggal menyisakan dua hari sementara teman-teman perlu mendapatkan sosialsiasi yang cukup,” tutur Arief dalam diskusi virtual Fokus SINDO bertajuk “Pilkada 2020, Realistiskah?” di kanal youtube resmi SINDOnews yang dipandu jurnalis, Bakti Munir, Rabu (17/6/2020).
Lihat Juga :