Penyelenggaraan Pilkada di Tengah Covid-19 Harus Penuhi Empat Syarat Ini

Rabu, 17 Juni 2020 - 16:49 WIB
loading...
Penyelenggaraan Pilkada...
Penyelenggaraan Pilkada 2020 di tengah Covid-19 membutuhkan empat syarat, yakni kesiapan regulasi, anggaran, kapasitas petugas, dan informasi kepada masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyatakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah Covid-19 membutuhkan empat syarat, yakni kesiapan regulasi, anggaran, kapasitas petugas, dan informasi kepada masyarakat.

Direktur eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan tahapan lanjutan pilkada yang dimulai di waktu puncak penanganan Covid-19 memiliki konsekuensi penerapan protokol kesehatan secara ketat. Itu tentunya membutuhkan regulasi. (Baca juga: Ngotot Dilaksanakan Desember, Kemendagri Siap Bantu Dana Pilkada)

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Titi menerangkan satu aturan lagi tentang pelaksanaan pilkada di tengah Covid-19 masih belum keluar.

KPU masih harus berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah. Konsultasi yang sedianya dilaksanakan pada hari ini Rabu (17/6/2020) batal terlaksana. Padahal beleid ini penting karena pada 24 Juni 2020, KPU dan Bawaslu daerah melaksanakan verifikasi syarat calon perseorangan. “Regulasi ada tapi normal lama, belum menyesuaikan dengan protokol kesehatan,” ujar perempuan kelahiran Palembang itu dalam diskusi daring dengan tema Pilkada 2020, Realistiskah?, Rabu (17/6/2020). (Baca juga: Soal Pilkada, KPU: Tidak Ada Kebijakan yang Tidak Didukung Anggaran)

Titi mengungkapkan kesiapan anggaran pun masih menjadi masalah. Ketika memutuskan menggelar pilkada di tengah pandemi, Pemerintah, DPR, dan KPU, harus sudah memperhitungkan kebutuhan anggaran yang akan meningkat. Juga pelaksanaan yang rumit. ”Ternyata anggaran masih sepenuhnya mengandalkan APBD. Realokasi dan refocusing untuk APD di daerah belum jelas. Pelaksanaan pilkada baru pengaktifan kembali jadi protokol itu masih menggunakan fasilitas yang dimiliki KPU,” terangnya.

Dia mengungkapkan upaya penerapan protokol kesehatan Covid-19 belum diukung anggaran negara. Alasannya, dana untuk pengadaan alat pelindung diri dan tahapan pilkada sebesar Rp1,02 triliun belum cair. Titi juga mempertanyakan kapasitas petugas penyelenggara pilkada dalam menjalankan semua tahapan di tengah Covid-19. Mereka membutuhkan bimbingan teknis dan regulasi di masa kenormalan baru ini. Masyarakat juga menunggu informasi detail mengenai penyelenggaraan pilkada ini. Fahmi Bahtiar
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Berita Terkini
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved