Stafsus Presiden Mundur, PKS: Yang Salah Bukan Prajurit Tapi Jenderal

Jum'at, 24 April 2020 - 14:30 WIB
loading...
Stafsus Presiden Mundur,...
Presiden Jokowi bersama Staf Khusus Milenial. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari kalangan milenial Andi Taufan ikut mengundurkan diri dari jabatannya karena menyurati seluruh camat di Indonesia untuk menggunakan aplikasi fintech miliknya dalam program dana desa. Sebelumnya CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara juga mengundurkan diri. (Baca juga: Setelah Belva, Giliran Andi Taufan Mundur dari Stafsus Presiden)

Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi hal itu tetapi, dengan mundurnya dua stafsus ini menunjukkan bahwa pengangkatan stafsus ini bermasalah sejak awal. “Pertama, apresiasi. Kedua, perlu dicek apakah ada tekanan. Ketiga, ini menunjukkan bahwa pengangkatan stafsus punya banyak catatan karena, sudah dua yang mundur, bisa jadi ada lagi,” kata Mardani saat dihubungi, Jumat (24/4/2020).

Namun, anggota Komisi II DPR ini menilai bahwa yang salah dalam kasus ini adalah Presiden Jokowi sebagai jenderalnya, bukan para stafsus yang akhirnya mengundurkan diri itu. “Komen saya, yang salah bukan prajurit tapi jenderalnya,” ujar Mardani. (Baca juga: Istana Didorong Evaluasi Posisi dan Status Stafsus Milenial)

Karena itu, Ketua DPP PKS ini meminta kepada Presiden Jokowi untuk bertanggung jawab untuk pembinaan para stafsusnya. “Pak Presiden perlu bertanggung jawab pada pembinaan stafsusnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Andi Taufan Garuda Putra resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Stafsus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pengunduran diri tersebut dia sampaikan dalam bentuk surat kepada pada 17 April 2020 lalu dan telah disetujui Presiden. “Perkenankan saya untuk menyampaikan informasi pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden RI yang telah saya ajukan melalui surat pada 17 April 2020 dan kemudian disetujui oleh Bapak Presiden,” kata Andi dalam surat tersebut, Jumat (24/4/2020).

Andi menyebut pengunduran diri ini dilakukan agar dapat mengabdi secara penuh pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang usaha mikro dan kecil. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden atas kepercayaan, pelajaran, dan nilai-nilai yang diberikan selama perjalanan saya sebagai Staf Khusus Presiden,” katanya.

Mundurnya Andi Taufan seraya menyusul CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara yang sudah lebih dulu pamit sebagai stafsus milenial Presiden. kiswondari
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved