Cak Imin Persilakan PAN Masuk Kabinet: Tapi Jangan Ganggu PKB
Kamis, 24 Maret 2022 - 16:15 WIB
loading...
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memberi peringatan tegas agar jatah posisi kabinet PKB tidak diganggu gugat. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Abdul Muhaimin Iskandar mengaku tak masalah jika benar Partai Amanat Nasional ( PAN ) akan mendapat jatah menteri di kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Cak Imin menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada Presiden Jokowi.
Tetapi yang terpenting, Cak Imin meminta masuknya PAN tidak mengusik formasi PKB di kabinet. "Silakan masuk, tapi jangan ganggu PKB," kata Cak Imin di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Baca juga: Isu Reshuffle Rabu Pon, Istana: Gosip Ini Sudah 5 Kali di Periode Kedua Jokowi
Wakil Ketua DPR RI itu mengisyaratkan siap menjadikan persoalan baru jika benar ternyata dari wacana reshuffle kabinet itu posisi menteri dari PKB yang menjadi terusik. "Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya membenarkan informasi yang menyebutkan partainya akan mendapatkan jatah satu menteri dan satu wakil menteri (Wamen) dalam wacana perombakan (reshuffle) kabinet pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. "Informasinya begitu," kata Bima kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).
Tetapi yang terpenting, Cak Imin meminta masuknya PAN tidak mengusik formasi PKB di kabinet. "Silakan masuk, tapi jangan ganggu PKB," kata Cak Imin di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Baca juga: Isu Reshuffle Rabu Pon, Istana: Gosip Ini Sudah 5 Kali di Periode Kedua Jokowi
Wakil Ketua DPR RI itu mengisyaratkan siap menjadikan persoalan baru jika benar ternyata dari wacana reshuffle kabinet itu posisi menteri dari PKB yang menjadi terusik. "Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya membenarkan informasi yang menyebutkan partainya akan mendapatkan jatah satu menteri dan satu wakil menteri (Wamen) dalam wacana perombakan (reshuffle) kabinet pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. "Informasinya begitu," kata Bima kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).
Lihat Juga :