Dubes Ukraina Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi: Apakah Yang Mulia Tetap Diam?

Minggu, 06 Maret 2022 - 15:25 WIB
loading...
Dubes Ukraina Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi: Apakah Yang Mulia Tetap Diam?
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Dr Vasyl Hamianin, kembali meminta duukungan dan bantuan Indonesia dalam situasi perang melawan Rusia. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Duta Besar Ukraina Dr Vasyl Hamianin menuliskan surat terbuka kepada Presiden Jokowi terkait perang dengan Rusia dan situasi di negara tersebut. Dia mengatakan Ukraina sedang berada di ujung tanduk, berjuang melawan serangan tak beralasan dan tak dapat dibenarkan dari Rusia.

"Agresi militer Rusia terhadap Ukraina yang diperintahkan oleh diktator tak berakal sehat, Putin, masih berlanjut hingga saat ini, dan telah menewaskan sejumlah besar warga sipil Ukraina," kata Vasyl melalui keterangannya, Minggu (6/3/2022).

Baca juga: Digempur Senjata Canggih Ukraina, Pasukan Lapis Baja Rusia Bertahan Pakai Cara Unik

Berikut isi surat lengkapnya:

Surat Terbuka Duta Besar Ukraina Untuk Indonesia Dr.Vasyl Hamianin Kepada Pemerintah Republik Indonesia

Yang Mulia,

Saya buka suara saat ini, ketika Tanah Air saya Ukraina sedang berjuang melawan serangan tak beralasan dan tak dapat dibenarkan dari Rusia, serta karena nasib dan eksistensi negara Ukraina sedang berada di ujung tanduk.

Agresi militer Rusia terhadap Ukraina yang diperintahkan oleh diktator tak berakal sehat, Putin, masih berlanjut hingga saat ini, dan telah menewaskan sejumlah besar warga sipil Ukraina.

Pengeboman besar-besaran dan penembakan rudal yang dilakukan oleh Rusia terhadap pemukiman warga sipil di kota-kota Ukraina sudah bukan rahasia lagi. Federasi Rusia dan diktatornya, Putin, telah melakukan tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan yang sungguh keterlaluan.

Ukraina sedang berada di ambang krisis kemanusiaan, dan saya tahu ini bukan dari media, tetapi langsung dari ibu saya yang berusia 74 tahun, dari ketiga anak saya, istri saya, juga banyak teman saya di sana.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2123 seconds (11.252#12.26)