Masyarakat Kembali Diingatkan Pentingnya Vaksin Covid-19

Rabu, 02 Maret 2022 - 14:17 WIB
loading...
Masyarakat Kembali Diingatkan...
Pentingnya vaksinasi Covid-19 dinilai perlu kembali diingatkan kepada masyarakat. Foto/Dok.SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Pentingnya vaksinasi Covid-19 dinilai perlu kembali diingatkan kepada masyarakat. Pasalnya, peningkatan kasus Covid-19 terus terjadi dan terus bermutasi.

Anggota Komisi IX DPR Elva Hartati menuturkan kesadaran tentang manfaat vaksinasi Covid-19 harus terus ditingkatkan. Pemberantasan hoaks seputar vaksin dinilai harus terus dilakukan untuk meningkatkan vaksinasi.

Elva menilai kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) secara fisik dan kesehatan rentan dengan kemungkinan mengidap komorbid akan fatal jika terpapar Covid-19. "Dengan vaksinasi, maka ketahanan dan imunitas tubuh akan ditingkatkan, sehingga mencegah keparahan dari Covid-19 dan komplikasi komorbid, sehingga mencegah kematian," kata Elva Hartati kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Percepatan Vaksinasi Covid-19 Diyakini Tekan Fatalitas Lansia



Dia berpendapat bahwa masih rendahnya cakupan vaksinasi lansia menjadi salah satu tantangan terbesar dalam program vaksinasi Covid-19. Walaupun sejak awal kelompok lansia diprioritaskan mendapatkan vaksin primer dan booster atau suntikan dosis ketiga.

Selain itu, pemerintah daerah (pemda) dinilai perlu memikirkan insentif langsung yang bisa dirasakan kelompok lansia selain akses fasilitas publik melalui PeduliLindungi. "Misalnya agar mereka bisa mengakses bansos dan adminduk harus melampirkan sertifikat vaksin. Selain itu, pendekatan kultural dan keagamaan harus diintegrasikan sebagai pendekatan yang saat ini sudah ada," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh pun melihat cakupan vaksinasi bagi masyarakat lansia masih kurang. Dia menilai salah satu penyebabnya karena tidak ada yang mengantarkan lansia ke sentra vaksinasi Covid-19.

Baca: Ini 6 Vaksin Booster Covid-19 yang Digunakan di Indonesia

"Untuk akses bepergian jauh juga sulit, jadi memang yang bisa dilakukan salah satunya adalah door to door, mendatangi ke rumah-rumah untuk vaksin," ujarnya.

Namun, dia bersyukur angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia rendah walaupun kasus varian Omicron luar biasa di Tanah Air. "Salah satu yang menyebabkan itu adalah vaksinasi di Indonesia sudah gencar, jadi itu yang perlu kita jaga," pungkasnya.

Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Laura Navika Yamani mengatakan bahwa vaksinasi bagi lansia harus jadi perhatian dan prioritas. Terlebih, lansia merupakan kelompok rentan.

Baca: Libur Panjang, Satgas Vaksinasi Rumkital Marinir Cilandak Vaksin 1.000 Orang

"Tentunya data daya proteksi atau antibodi yang berkurang dari hasil penelitian sekitar pada bulan ketiga atau enam setelah divaksin terlihat dari semua tipe vaksin. Sehingga booster penting untuk dapat memperkuat kembali daya proteksi di tengah-tengah peningkatan kasus Covid-19," tuturnya.

Laura pun mendorong kolaborasi pejabat di tingkat daerah untuk mendata berapa banyak masyarakat lansia di wilayah masing-masing, sehingga cakupan vaksinasinya bisa dimaksimalkan. Sedangkan mengenai hoaks yang menjadi salah satu sandungan pemerataan vaksinasi, dia mengimbau agar masyarakat pandai memilih dan memilah mana informasi yang benar dan tidak.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
YKMI Harap PTUN Jakarta...
YKMI Harap PTUN Jakarta Ikuti Putusan MA soal Vaksin Halal
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Jokowi Imbau Masyarakat Segera Vaksinasi
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Masuk RI, DPR Minta Vaksinasi Booster Ditingkatkan Lagi
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pemprov DKI Sediakan...
Pemprov DKI Sediakan 26.000 Dosis Vaksin Covid-19
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved