Menko Airlangga Ungkap Sejumlah Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM

Sabtu, 19 Februari 2022 - 19:44 WIB
loading...
Menko Airlangga Ungkap Sejumlah Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan Kuliah Umum di UWKS, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia saat ini tengah merasakan bonus demografi dengan mayoritas generasi muda usia produktif (16 s.d. 30 tahun), yakni milenial dan Gen-Z. Berdasarkan sensus penduduk Badan Pusat Statistik tahun 2020, Indonesia memiliki 64,50 juta pemuda dari total 270,20 juta penduduk.

Baca juga: Menko Airlangga Groundbreaking Perluasan Pabrik Refinery Mineral di Gresik

Bonus demografi ini tentunya akan mendorong produktivitas dan dari segi demand. Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sangat krusial.

Baca juga: Kader Golkar Bekasi Gelar Doa Bersama Wujudkan Airlangga Hartarto Presiden

Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan Kuliah Umum di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2/2022).



"Melalui APBN 2022, Pemerintah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM. Anggaran yang telah disiapkan adalah sebesar Rp542,8 triliun dan ini dipergunakan untuk peningkatan kualitas SDM sebagai modal utama pembangunan nasional," kata Airlangga Hartarto.

Airlangga menjelaskan, pemerintah juga telah menyiapkan Program Bidik Misi/Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang akan menjangkau 713,8 ribu mahasiswa, Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk 8.600 mahasiswa baru dan 20.090 mahasiswa on going, bantuan operasional sekolah yang akan menyasar 8,8 juta siswa, serta program Indonesia Pintar yang akan diterima oleh 20,1 juta siswa.

Karenanya dia mengharapkan, agar UWKS juga dapat membentuk inkubator-inkubator bisnis agar jiwa kewirausahaan mahasiswa dapat diasah secara berkualitas. Program peningkatan kewirausahaan juga menjadi fokus yang sangat penting mengingat rasio kewirausahaan yang masih rendah, yakni sebesar 3,47% dari total populasi.

Dengan semakin banyak yang akan menjadi wiraswasta, menjadi penting bagi negara dalam memfasilitasi para job creator ini selain untuk mendapatkan kesempatan, juga memperoleh pembiayaan yang diperlukan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1901 seconds (11.97#12.26)