Kuda Hitam Pilpres 2024, AHY, dan Optimisme Demokrat
Rabu, 16 Februari 2022 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bursa Capres 2024 Klaster Kepala Daerah, Anies dan Ganjar Bersaing Ketat
Dia mengatakan, peta akan terbuka pascaverifikasi parpol. Parpol peserta pemilu akan diketahui 14 Desember 2022. "Itu yang kami lihat, sebelumnya itu kita masih akan meraba dalam gelap. Makanya kami dari Demokrat tidak ada satu pun yang kami lakukan, tidak ada statement deklarasi yang dilakukan di saat sekarang. Deklarasi secara resmi kami akan lakukan secara resmi, nanti akan ada waktunya. Tunggu tanggal mainnya," Herzaky.
Soal komunikasi politik, dia mengakui bahwa Demokrat telah banyak menjalin komunikasi dengan parpol, tokoh dan ormas-ormas besar, namun hanya terkait pandemi, belum ada satu pun yang membahas soal Pilpres 2024. Yang jelas, Demokrat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan parpol dan tokoh politik.
"Kita lakukan juga di parlemen, kita cair teman-teman sering diskusi dan kasih masukan. Intinya kita buka komunikasi dengan semua, dengan parpol dan tokoh bangsa. Apakah sudah mengerucut? Belum," tegasnya.
Lebih dari itu, Herzaky menyampaikan bahwa Partai Demokrat bersyukur karena meskipun AHY bukan pejabat publik, banyak kader dan masyarakat akar rumput yang menginginkan AHY untuk maju sebagai capres. AHY masih mendapatkan elektabilitas yang mumpuni di sejumlah survei, meskipun tidak masuk 5 besar.
"Karena beliau tidak memfokuskan, coba dicermati di survei itu semua pejabat publik, hanya Mas AHY yang bukan pejabat publik. Elektabilitas yang ada, Mas AHY kami bersyukur karena Mas AHY bukan pejabat publik yang selalu stabil di papan atas, Mas AHY fokusnya bekerja untuk rakyat dan partai tetapi masih menjadi harapan, masih ada kader masih ada masyarakat yang meminta beliau untuk menjadi capres 2024," pungkas Herzaky.
Dia mengatakan, peta akan terbuka pascaverifikasi parpol. Parpol peserta pemilu akan diketahui 14 Desember 2022. "Itu yang kami lihat, sebelumnya itu kita masih akan meraba dalam gelap. Makanya kami dari Demokrat tidak ada satu pun yang kami lakukan, tidak ada statement deklarasi yang dilakukan di saat sekarang. Deklarasi secara resmi kami akan lakukan secara resmi, nanti akan ada waktunya. Tunggu tanggal mainnya," Herzaky.
Soal komunikasi politik, dia mengakui bahwa Demokrat telah banyak menjalin komunikasi dengan parpol, tokoh dan ormas-ormas besar, namun hanya terkait pandemi, belum ada satu pun yang membahas soal Pilpres 2024. Yang jelas, Demokrat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan parpol dan tokoh politik.
"Kita lakukan juga di parlemen, kita cair teman-teman sering diskusi dan kasih masukan. Intinya kita buka komunikasi dengan semua, dengan parpol dan tokoh bangsa. Apakah sudah mengerucut? Belum," tegasnya.
Lebih dari itu, Herzaky menyampaikan bahwa Partai Demokrat bersyukur karena meskipun AHY bukan pejabat publik, banyak kader dan masyarakat akar rumput yang menginginkan AHY untuk maju sebagai capres. AHY masih mendapatkan elektabilitas yang mumpuni di sejumlah survei, meskipun tidak masuk 5 besar.
"Karena beliau tidak memfokuskan, coba dicermati di survei itu semua pejabat publik, hanya Mas AHY yang bukan pejabat publik. Elektabilitas yang ada, Mas AHY kami bersyukur karena Mas AHY bukan pejabat publik yang selalu stabil di papan atas, Mas AHY fokusnya bekerja untuk rakyat dan partai tetapi masih menjadi harapan, masih ada kader masih ada masyarakat yang meminta beliau untuk menjadi capres 2024," pungkas Herzaky.
(zik)
Lihat Juga :