Capres Militer vs Sipil, Siapa Berpeluang Menangi Pilpres 2024?
Rabu, 16 Februari 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Nama Prabowo memang sudah tak asing lagi dalam bursa capres. Ia maju pilpres sejak 2009. Kala itu, ia mendampingi Megawati Soekarnoputri yang melenggang sebagai calon presiden. Pada tahun 2014, Prabowo menjadi calon presiden bersama Hatta Rajasa sebagai wakilnya. Di pilpres selanjutnya, yakni Pilpres 2019, Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai presiden. Kala itu, dia didampingi Sandiaga Uno.
2. Agus Harimurti Yudhoyono
Tokoh militer lain yang juga disebut akan meramaikan bursa capres 2024 adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY merupakan Ketua Partai Demokrat dan mantan prajurit TNI AD berpangkat mayor. Ia resmi mengundurkan diri dari TNI AD pada 2016. Setahun setelahnya, ia maju dalam Pilgub DKI Jakarta bersama Sylviana Murni. Namun, pasangan ini gagal ke putaran kedua.
Dalam bursa capres 2024, nama AHY kerap muncul. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh KedaiKOPI sepanjang 17 - 24 Januari 2024, anak Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini memiliki elektabilitas sebesar 5,3%. Sementara itu, hasil survei lain yang sebelumnya dilakukan oleh Parameter Politik Indonesia (PPI) pada 23 - 28 Mei 2021 menjabarkan bahwa AHY memiliki elektabilitas sebesar 7,5% sebagai capres.
3. Gatot Nurmantyo
Meskipun tidak memiliki elektabilitas yang tinggi dalam survei capres 2024, nama Gatot Nurmantyo kembali berdengung di banyak hasil survei. Salah satunya dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia pada 24 – 30 September 2020, Gatot memperoleh elektabilitas sebesar 1,4%. Meskipun peluangnya maju ke panggung pemilihan sangat kecil, kemungkinan itu tetap ada.
Baca juga: Gatot Nurmantyo: Presidential Threshold 20% Bentuk Kudeta Terselubung Terhadap Negara Demokrasi
Gatot merupakan mantan KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) dan Panglima TNI kelahiran Tegal, 13 Maret 1960. Pada Pilpres 2019, nama Gatot juga banyak diperbincangkan sebagai bakal calon presiden. Saat ini, Gatot tengah menggugat aturan Presidential Threshold yang ada dalam UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Capres Sipil:
1. Ganjar Pranowo
Dari ranah sipil, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kerap berada di posisi puncak dalam hasil survei yang dilakukan oleh banyak lembaga survei. Ganjar memiliki elektabilitas cukup baik untuk menjadi capres di pemilu 2024. Survei yang dilakukan KedaiKOPI pada 17 - 24 Januari 2022 menyebut, Ganjar unggul dengan elektabilitas mencapai 25%. Nama Ganjar juga mencuat dalam survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 8 - 16 Desember 2021. Ia memperoleh 32,2% dukungan, diikuti oleh Prabowo dengan 17,0% suara.
2. Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga ramai disebut dalam bursa capres 2024. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh SMRC sepanjang 8 - 16 Desember 2021, Anies menempati urutan ketiga dengan elektabilitas sebesar 16,3%. Jajak pendapat lain dilakukan oleh lembaga survei Trust Indonesia Research and Consulting pada 3 - 12 Januari 2022. Hasilnya, Anies berada di posisi kedua dengan raihan 16,3%. Sementara itu, posisi pertama ditempati oleh Prabowo Subianto dengan 25% dukungan.
2. Agus Harimurti Yudhoyono
Tokoh militer lain yang juga disebut akan meramaikan bursa capres 2024 adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY merupakan Ketua Partai Demokrat dan mantan prajurit TNI AD berpangkat mayor. Ia resmi mengundurkan diri dari TNI AD pada 2016. Setahun setelahnya, ia maju dalam Pilgub DKI Jakarta bersama Sylviana Murni. Namun, pasangan ini gagal ke putaran kedua.
Dalam bursa capres 2024, nama AHY kerap muncul. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh KedaiKOPI sepanjang 17 - 24 Januari 2024, anak Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini memiliki elektabilitas sebesar 5,3%. Sementara itu, hasil survei lain yang sebelumnya dilakukan oleh Parameter Politik Indonesia (PPI) pada 23 - 28 Mei 2021 menjabarkan bahwa AHY memiliki elektabilitas sebesar 7,5% sebagai capres.
3. Gatot Nurmantyo
Meskipun tidak memiliki elektabilitas yang tinggi dalam survei capres 2024, nama Gatot Nurmantyo kembali berdengung di banyak hasil survei. Salah satunya dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia pada 24 – 30 September 2020, Gatot memperoleh elektabilitas sebesar 1,4%. Meskipun peluangnya maju ke panggung pemilihan sangat kecil, kemungkinan itu tetap ada.
Baca juga: Gatot Nurmantyo: Presidential Threshold 20% Bentuk Kudeta Terselubung Terhadap Negara Demokrasi
Gatot merupakan mantan KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) dan Panglima TNI kelahiran Tegal, 13 Maret 1960. Pada Pilpres 2019, nama Gatot juga banyak diperbincangkan sebagai bakal calon presiden. Saat ini, Gatot tengah menggugat aturan Presidential Threshold yang ada dalam UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Capres Sipil:
1. Ganjar Pranowo
Dari ranah sipil, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kerap berada di posisi puncak dalam hasil survei yang dilakukan oleh banyak lembaga survei. Ganjar memiliki elektabilitas cukup baik untuk menjadi capres di pemilu 2024. Survei yang dilakukan KedaiKOPI pada 17 - 24 Januari 2022 menyebut, Ganjar unggul dengan elektabilitas mencapai 25%. Nama Ganjar juga mencuat dalam survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 8 - 16 Desember 2021. Ia memperoleh 32,2% dukungan, diikuti oleh Prabowo dengan 17,0% suara.
2. Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga ramai disebut dalam bursa capres 2024. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh SMRC sepanjang 8 - 16 Desember 2021, Anies menempati urutan ketiga dengan elektabilitas sebesar 16,3%. Jajak pendapat lain dilakukan oleh lembaga survei Trust Indonesia Research and Consulting pada 3 - 12 Januari 2022. Hasilnya, Anies berada di posisi kedua dengan raihan 16,3%. Sementara itu, posisi pertama ditempati oleh Prabowo Subianto dengan 25% dukungan.
Lihat Juga :