LSI Denny JA: Kecemasan Ekonomi Lampaui Kecemasan Covid-19

Jum'at, 12 Juni 2020 - 19:22 WIB
loading...
LSI Denny JA: Kecemasan...
asil riset LSI Denny JA menunjukkan kecemasan ancaman kesulitan ekonomi justru melampaui kecemasan terpapar virus Corona. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Setelah melewati 5-6 bulan pandemi virus Corona (Covid-19), kini terjadi pergeseran bentuk kecemasan publik. Semula kecemasan terhadap Covid-19 menjadi histeria dunia.

Jutaan manusia terpapar dan ratusan ribu meninggal dunia karena hingga kini belum ditemukan obatnya. Hingga akhirnya muncul kampanyekan bekerja dari rumah atau work from home, online class, lockdown hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tapi kini memasuki minggu kedua Juni 2020, publik ternyata lebih cemas terhadap kesulitan ekonomi. Hasil riset LSI Denny JA menunjukkan kecemasan ancaman kesulitan ekonomi justru melampaui kecemasan terpapar virus Corona. Riset ini dilakukan dengan menganalis data sekunder dari berbagai sumber dari dalam dan luar negeri.

LSI Denny JA menemukan lima alasan Indonesia juga mengalami pergeseran itu, dari kecemasan terpapar oleh virus corona beralih dan dikalahkan oleh kecemasan terpapar virus ekonomi.

Tiga sumber data yang digunakan LSI Denny JA untuk menggambarkan beralihnya bentuk kecemasan. Pertama, data Galup Poll (2020). Ini lembaga survei opini publik berpusat di Amerika Serikat (AS).

Lembaga ini mengukur opini publik di AS mulai minggu kedua April 2020 (6- 12 April) hingga minggu ketiga Mei 2020 (11-17 Mei). Terbaca terjadi pergeseran kecemasan di sana. Pada periode 6-12 April 2020, kecemasan terhadap Corona berada di angka 57%. Sementara kecemasan atas kesulitan ekonomi berada di angka 49%.

"Namun di era 11-17 Mei 2020, angka kecemasan itu sudah bergeser. Kecemasan publik terhadap virus corona menurun ke angka 51 persen. Sementara kecemasan atas kesulitan ekonomi menanjak melampaui kecemasan atas virus di angka 53 persen," tutur Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar saat memaparkan hasil riset secara virtual, Jumat (12/6/2020).

(Baca juga: Bertambah 1.111, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 36.406 )

Kedua, data dari VoxPopuli Center, lembaga opini publik Indonesia. Pada 26 Mei- 1 Juni 2020, lembaga ini melakukan survei telepon terhadap 1.200 responden Indonesia yang dipilih secara random.

Hasilnya 25,3% publik khawatir terpapar oleh virus Corona. Namun lebih besar lagi, sekitar 67,4% publik khawatir akan kesulitan ekonomi atau bahkan kelaparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved