AHY hingga Jenderal Andika Layak Dampingi Anies di Pilpres 2024

Minggu, 06 Februari 2022 - 05:45 WIB
loading...
AHY hingga Jenderal...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh berlatar belakang sipil yang namanya sering masuk bursa calon presiden (capres) 2024 di sejumlah survei. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh berlatar belakang sipil yang namanya sering masuk bursa calon presiden (capres) 2024 di sejumlah survei. Tidak sedikit juga kelompok masyarakat yang mendeklarasikan dukungan untuk pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969 ini maju ke Pilpres 2024 .

Di antaranya, Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES), Bersama Anies Kami Siap (BERAKSI), Sobat Anies, serta para pemain bulu tangkis Solo Raya dan Banyumas yang biasa bermain di Gelanggang Olahraga (GOR) milik pengusaha beras Billy Haryanto alias Billy Beras. Sementara itu, berdasarkan survei lembaga Parameter Politik Indonesia yang diumumkan pada Minggu 23 Februari 2020, komposisi duet pasangan calon presiden dan wakil presiden berlatar belakang militer-sipil menjadi paling diinginkan masyarakat dalam Pilpres 2024.

Sebanyak 30,4 persen dari 2.197 responden yang tersebar di 220 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia menginginkan pasangan militer-sipil. Nah, siapa sosok berlatar belakang militer yang cocok mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024?

Baca juga: Plus Minus Duet Anies - AHY, Berharap Efek Ekor Jas



“Saat ini, Anies sedang menjadi rising star. Gelombang dukungan kepada Anies untuk menjadi presiden 2024-2029 cukup terasa. Hal ini di antaranya ditandai dengan adanya banyak daerah yang membuat kelompok relawan dan mendeklarasikan Anies for presiden,” kata Pengamat politik Tony Rosyid kepada SINDOnews, Sabtu (5/2/2022).

Dia melihat kelompok relawan itu mulai dari Pulau Jawa, hingga Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Dari kalangan milenial sampai kalangan dewasa. “Fakta ini menarik buat sejumlah tokoh yang berminat untuk mendampingi Anies di Pilpres 2024. Dalam survei, bermunculan banyak tokoh yang posisinya cocok menjadi nomor duanya Anies. Baik dari kalangan sipil maupun militer,” kata Tony.

Dari kalangan sipil, kata dia, nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat mencuat. “Pasangan ini cukup tinggi potensi kemenangannya. Dukungan dari warga nahdiyin, Jawa dan perempuan memperbesar Anies untuk menang,” imbuhnya.

Baca: Ini Plus Minus Duet Prabowo-Gus Muhaimin di Pilpres 2024

Kemudian, Tony membeberkan sejumlah tokoh berlatar belakang militer yang cocok mendampingi Anies di Pilpres 2024. “Dari kalangan militer ada Agus Harimurti Yudhoyono atau lebih dikenal dengan sapaan AHY. Ada nama besar di belakang AHY, yaitu SBY sang ayah,” ungkapnya.

Dia mengatakan, AHY juga punya partai papan tengah yaitu Demokrat. Selain punya partai, kata dia, AHY punya performa yang cukup menjual. “Terbukti, elektabilitas AHY potensial untuk di-upgrade. Muda, ganteng, dan cukup baik komunikasi politiknya,” ucapnya.

Selain itu, dia melihat AHY bersih dari segala hal yang berpotensi membunuh karakternya. “Pengalaman dan jaringan SBY, ayah AHY, akan cukup membantu untuk memaksimalkan kerja politik di Pilpres 2024. Jika AHY mendampingi Anies, ada kemungkinan pasangan ini mendapatkan dukungan dari kalangan militer, terutama militer muda dan sebaya dengan AHY,” ujarnya.

Baca: 7 Bakal Capres yang Dapat Dukungan Relawan

Selain AHY, menurut dia, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga cukup menjanjikan. Menurut dia, Andika punya performa yang cukup meyakinkan. “Ganteng, tegap, gagah, dan terlihat punya wibawa. Tentu, dari sisi kapasitas tidak diragukan. Selain punya pasukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika didampingi Andika, Anies berpeluang mendapatkan dukungan yang sangat kuat dari TNI, terutama Angkatan Darat. “Dukungan ini diperlukan baik pra maupun pasca pemilu,” kata dia.

Apalagi, lanjut dia, saat ini militer sedang dirindukan kiprahnya oleh rakyat dalam menstabilkan situasi bangsa. “Jika militer mendampingi Anies, ini menguntungkan dari sisi elektabilitas maupun stabilitas. Hanya saja, Andika tidak punya partai. Ini butuh perjuangan yang lebih serius kalau memang Andika ingin didampingkan dengan Anies,” pungkasnya.

Baca: 3 Momen Kemesraan Anies Baswedan dengan Pengurus PPP

Hal senada juga dikatakan oleh Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago. Menurut Pangi, AHY dan Andika cocok mendampingi Anies di Pilpres 2024.

“AHY dan Andika Perkasa cocok. Sosok militer-sipil dan sipil-ulama pasangan yang cukup ideal. Sebetulnya militer yang sedang punya panggung, apalagi kalau punya momentum. Kalau Gatot Nurmantyo sebetulnya bagus juga, namun momentumnya beliau kelewat,” kata Pangi kepada SINDOnews secara terpisah.

Apalagi, kata Pangi, Gatot terkendala maintenance elektabilitasnya pasca tidak punya panggung di militer lagi. “Sipil - militer juga sebetulnya punya prospek. Karena kerinduan juga publik kepemimpinan militer - sipil, dianggap 10 tahun di pimpin sipil, mereka yang sebagian menilai menganggap kepemimpinan sipil yang gagal maka ada momentum untuk capres ideal dari latar belakang militer,” ujar Pangi,

Baca juga: PPP Akui Lagi Elus-elus Anies Baswedan

Jadi, menurut Pangi, tren kepemimpinan nasionalis - religius atau militer - sipil menjadi pasangan yang dianggap ideal dalam temuan Voxpol Center. “Namun sekarang stok pemimpin latar belakang militer masih minim di panggung politik praktis, hampir enggak kedengaran gebrakan mereka dalam pemerintahan setelah purnawirawan, masih bunyi elektabilitasnya karena masih menjabat panglima dan tentara aktif,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
AHY Dikaruniai Anak...
AHY Dikaruniai Anak Laki-Laki, Ini Harapan Sang Ayah untuk Masa Depan Anaknya
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Berita Terkini
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved