Perempuan PPP Ajak Masyarakat Bersiap Hadapi Era New Normal

Kamis, 11 Juni 2020 - 20:28 WIB
loading...
Perempuan PPP Ajak Masyarakat...
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Reni Marlinawati. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Reni Marlinawati mengingatkan masyarakat, terutama kalangan perempuan untuk bersiap menghadapi era new normal atau pola kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19.

“Hari ini kita dihadapkan era baru atau new normal. Beberapa negara menerapkannya. Pemerintah dan masyarakat harus menyiapkannya dengan baik,” ujar Reni dalam diskusi serial Perempuan PPP se-Indonesia secara virtual dengan tema The New Normal: Kesiapan Pemerintah dan Masyarakat, Kamis (11/6/2020).

Menurut Reni, perempuan PPP harus memiliki peran dan kontribusi untuk masyarakat dan negara. "Apalagi anggota kita banyak di akar rumput. Dalam kasus Covid-19, perempuan juga terkena dampaknya,” paparnya.(Baca juga: PPP Tak Ingin Ambang Batas Parlemen Naik )

Mengacu pada keterangan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO bahwa Covid-19 tak bisa diprediksi kapan berakhir. Namun, menurut Reni, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat harus tetap berjalan.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy yang hadir sebagai keynote speaker, menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menghadapi Covid-19 agar Indonesia betul-betul menjadi negara zona hijau.

“Ibarat sepak bola, semula kita menjaga agar gawang tidak jebol kemasukan gol, akhirnya jebol juga. Ya kita mengatur serangan maka kemudian kita bentuk Gugus Tugas,” ungkap Muhadjir.

Pemerintah pun mempelajari berbagai landasan hukum, termasuk UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Mantan Rektor Univeritas Muhammadiyah Malang itu menjelaskan, strategi pemerintah menghadapi Covod-19 sebagai strategi trisula. Yakni di sektor darurat kesehatan, jaring pengaman sosial, dan survivabilitas ekonomi.

“Untuk ekonomi, kita belum sampai pada recovery, tapi baru survive, menjaga ekonomi kita agar tidak mati, tidak ambruk. Sekarang langkah yang dilakukan oleh tim adalah langkah recovery. Untuk menuju itu, diperlukan prasyarat keadaannya normal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menjelaskan Covid-19 adalah fenomena virus baru yang perilakunya tidak diketahui. Covid-19 menjadi hantu dalam kehidupan masyarakat.

“Dari segi kesehatan kita mau tidak mau harus melakukan adaptasi. Karena virusnya sifatnya secara insting, akan mencari tempat berkembang biak dan bertahan hidup dan yang dipilih di saluran pernapasan manusia. Kita harus berusaha sekuat tenaga agar kita tidak terserang dan terinfeksi oleh virus,” jelas Faqih.

Peneliti Senior INDEF Enny Sri Hartati setuju bahwa persoalan yang dihadapi saat ini adalah Covid-19. Karena itu, dia minta semua elemen menganggap Covid-19 sebagai ancaman, bukan sekadar bahwa Covid-19 ada.

Dia mengapresiasi diskusi yang diselenggarakan oleh PPP ini. “Mudah-mudahan dari diskusi ini bisa disuarakan oleh PPP untuk bagaimana terus berkontribusi dan andil dalam setiap kebijakan terutama ke depan,” kata Enny.

Narasumber lainnya adalah sosiolog UI Imam B Prasodjo. Diskusi serial ini juga dihadiri sebanyak 300 orang lebih. Mereka antara lain anggota DPR dan DPRD dari Fraksi PPP di sejumlah wilayah Indonesia, Koordinator Maju Perempuan Indonesia Lena Maryana Mukti, KPPI Jawa Barat, dan masyarakat umum.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
PN Jakpus Tolak Gugatan...
PN Jakpus Tolak Gugatan soal SK DPW PPP Jawa Barat, Kepengurusan UU-Agus Solihin Dinyatakan Sah
Kuasa Hukum PPP Maluku...
Kuasa Hukum PPP Maluku Anggap Tim Sengketa Internal DPP Tak Punya Legitimasi Hukum
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
Pengurus Daerah PPP...
Pengurus Daerah PPP Kembali Pertanyakan Peran yang Taj Yasin Lakukan untuk Partai
Muncul Desakan Penggantian...
Muncul Desakan Penggantian Sekjen PPP, Sekjen GPK: Itu Hanya Rumor
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Buka Muscab Sumut, Mardiono...
Buka Muscab Sumut, Mardiono Ajak Kader PPP Bersatu Hadapi Agenda Politik
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
Rekomendasi
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Richard Lee Akui Seluruh...
Richard Lee Akui Seluruh Perbuatannya, Kejari Tangerang: Kasus Sudah Terang Benderang
Berita Terkini
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Infografis
Masuk New Normal, Kasus...
Masuk New Normal, Kasus Covid-19 Naik Drastis Tembus 33.000
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved