Bersiap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik
Selasa, 25 Januari 2022 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Rencananya, Antam dan Inalum yang punya cadangan nikel akan berperan menyediakan bijih nikel sebagai bahan baku hulu sampai dengan bahan antara baterai EV. Pertamina akan berperan sebagai manufaktur produk hilir yang meliputi pembuatan cell battery hingga engine storage system (ESS). Sementara PLN sebagai BUMN di bidang listrik dan distribusi listrik akan berperan dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya.
Persiapan holding baterai listrik sudah dibentuk sejak Februari tahun 2020. Namun sayangnya hingga saat ini rencana tersebut masih jalan di tempat. Salah satu yang menjadi kendala adalah investasi yang dibutuhkan mencapai USD7 miliar (Rp99,9 triliun dengan kurs Rp14.275 per dolar AS).
Dalam road map infrastruktur mobil listrik yang disusun pemerintah, IBC, sebagai holding perusahaan baterai di Indonesia, rencananya juga telah menyiapkan pengembangan bisnis, baik di ekosistem EV Battery maupun Electric Vehicle. Pengembangan ekosistem Electric Vehicle ini menjadi salah satu kunci untuk mendukung program percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Tanah Air.
Indonesia memiliki sumber daya nikel terbesar di dunia. Momentum ini tidak boleh dilewatkan lagi seperti minyak dan batu bara yang diekspor secara mentah. Sumber daya nikel yang ada di Tanah Air harus diolah menjadi barang jadi.
Dan, tentunya bila ekosistem industri baterai kendaraan listrik ini telah ada itu akan menjadi perhatian investor dalam maupun luar negeri. Pasalnya, nikel inilah sumber energi masa depan yang oleh banyak negara akan dikonversi menjadi baterai.
Persiapan holding baterai listrik sudah dibentuk sejak Februari tahun 2020. Namun sayangnya hingga saat ini rencana tersebut masih jalan di tempat. Salah satu yang menjadi kendala adalah investasi yang dibutuhkan mencapai USD7 miliar (Rp99,9 triliun dengan kurs Rp14.275 per dolar AS).
Dalam road map infrastruktur mobil listrik yang disusun pemerintah, IBC, sebagai holding perusahaan baterai di Indonesia, rencananya juga telah menyiapkan pengembangan bisnis, baik di ekosistem EV Battery maupun Electric Vehicle. Pengembangan ekosistem Electric Vehicle ini menjadi salah satu kunci untuk mendukung program percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Tanah Air.
Indonesia memiliki sumber daya nikel terbesar di dunia. Momentum ini tidak boleh dilewatkan lagi seperti minyak dan batu bara yang diekspor secara mentah. Sumber daya nikel yang ada di Tanah Air harus diolah menjadi barang jadi.
Dan, tentunya bila ekosistem industri baterai kendaraan listrik ini telah ada itu akan menjadi perhatian investor dalam maupun luar negeri. Pasalnya, nikel inilah sumber energi masa depan yang oleh banyak negara akan dikonversi menjadi baterai.
(bmm)
Lihat Juga :