Menlu: Dukungan Terhadap COVAX Bukan Sekadar Charity, Tapi Merupakan Kepentingan Bersama
Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
“Tanpa COVAX akan semakin banyak negara yang tidak mampu mencapai target vaksinasi yang ditetapkan WHO. Oleh karena itu, peran COVAX sangat penting,” ujar Retno.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa munculnya varian Omicron telah mengingatkan kita bahwa pandemi masih jauh dari usai. Upaya global untuk memerangi Covid-19 perlu ditingkatkan. “Sebagai co-chair COVAX AMC EG, saya menyerukan seluruh negara dan komunitas donor untuk mendukung COVAX melalui kesempatan investasi ini. Ini bukan sekadar soal charity, melainkan sebuah kepentingan bersama untuk memastikan COVAX dapat menuntaskan misinya,” kata Retno.
Dia mengatakan bahwa tahun 2022 harus menjadi tahun pemilihan dan vaksinasi adalah langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut. “Sebagai Chair G20 tahun 2022, Indonesia akan memobilisasi kerja sama global yang lebih kuat untuk mempercepat pemulihan bagi semua, termasuk negara berkembang. Recover together, recover stronger,” tegas Retno.
Adapun Gavi COVAX AMC 2022 Investment Opportunity diselenggarakan untuk memobilisasi pendanaan COVAX dengan mendorong investasi dari negara-negara dan lembaga donor. Retno menjadi salah satu narasumber acara tersebut bersama para pembicara lain, di antaranya Dirjen WHO Thedros Adhanom Ghebreyesus, Ketua Dewan Gavi Jose Manuel Barroso, Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore, dan CEO CEPI Richard Hatchett.
COVAX sendiri bertujuan untuk memastikan kesetaraan akses vaksin global dengan menyalurkan vaksin ke negara-negara miskin dan berkembang secara gratis.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa munculnya varian Omicron telah mengingatkan kita bahwa pandemi masih jauh dari usai. Upaya global untuk memerangi Covid-19 perlu ditingkatkan. “Sebagai co-chair COVAX AMC EG, saya menyerukan seluruh negara dan komunitas donor untuk mendukung COVAX melalui kesempatan investasi ini. Ini bukan sekadar soal charity, melainkan sebuah kepentingan bersama untuk memastikan COVAX dapat menuntaskan misinya,” kata Retno.
Dia mengatakan bahwa tahun 2022 harus menjadi tahun pemilihan dan vaksinasi adalah langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut. “Sebagai Chair G20 tahun 2022, Indonesia akan memobilisasi kerja sama global yang lebih kuat untuk mempercepat pemulihan bagi semua, termasuk negara berkembang. Recover together, recover stronger,” tegas Retno.
Adapun Gavi COVAX AMC 2022 Investment Opportunity diselenggarakan untuk memobilisasi pendanaan COVAX dengan mendorong investasi dari negara-negara dan lembaga donor. Retno menjadi salah satu narasumber acara tersebut bersama para pembicara lain, di antaranya Dirjen WHO Thedros Adhanom Ghebreyesus, Ketua Dewan Gavi Jose Manuel Barroso, Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore, dan CEO CEPI Richard Hatchett.
COVAX sendiri bertujuan untuk memastikan kesetaraan akses vaksin global dengan menyalurkan vaksin ke negara-negara miskin dan berkembang secara gratis.
(rca)
Lihat Juga :