Satkomhan Bermasalah, Mahfud MD Ungkap Jokowi Perintahkan Wiranto Menyelesaikan
Rabu, 19 Januari 2022 - 14:12 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD mengakui Presiden Jokowi meminta agar slot Orbit 123 Bujur Timur diselamatkan kendati proyek pengadaan Satkomhan bermasalah. Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengakui bahwa Presiden Jokowi meminta agar slot Orbit 123 Bujur Timur untuk Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan) Kementerian Pertahanan dapat diselamatkan. Penyelamatan dilakukan tanpa melanggar peraturan.
"Soal Satelit Kemhan benar Presiden pada 1 Desember 2015 mengarahkan agar slot orbit diselamatkan tanpa melanggar aturan," tutur Mahfud melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (19/1/2022).
Namun dalam waktu bersamaan kontrak dengan beberapa perusahaan lain juga telah diteken. Pada 13 Oktober 2017, presiden kembali melayangkan surat lagi kepada Menko Polhukam saat itu yang dijabat Wiranto agar segera menyelesaikan masalah. "Ada surat lagi arahan Presiden agar Menko Polhukam menyelesaikan Satelit Orbit yang saat itu diketahui bermasalah," katanya.
Baca juga: Satkomhan Bermasalah, Mahfud MD Minta Penandatangan Proyek Bertanggungjawab
Mahfud pun menepis tudingan liar yang disebarkan pihak-pihak lain jika dia lepas tangan dalam kasus di Kementerian Pertahanan ini. Dia mengaku turun tangan setelah perusahaan Navayo masih saja menggugat.
"Aneh jika dikatakan saya sebagai Menko lepas tangan dalam kemelut Satelit Kemhan. Saya justru turun tangan karena Tahun 2020 Navayo masih menggugat Pemerintah," ucapnya.
Pasalnya, di Tahun 2017 Presiden Jokowi telah memberikan instruksi agar kasus ini diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dari hasil audit yang dilakukan oleh BPKP ditemukan adanya hal yang ilegal.
"Soal Satelit Kemhan benar Presiden pada 1 Desember 2015 mengarahkan agar slot orbit diselamatkan tanpa melanggar aturan," tutur Mahfud melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (19/1/2022).
Namun dalam waktu bersamaan kontrak dengan beberapa perusahaan lain juga telah diteken. Pada 13 Oktober 2017, presiden kembali melayangkan surat lagi kepada Menko Polhukam saat itu yang dijabat Wiranto agar segera menyelesaikan masalah. "Ada surat lagi arahan Presiden agar Menko Polhukam menyelesaikan Satelit Orbit yang saat itu diketahui bermasalah," katanya.
Baca juga: Satkomhan Bermasalah, Mahfud MD Minta Penandatangan Proyek Bertanggungjawab
Mahfud pun menepis tudingan liar yang disebarkan pihak-pihak lain jika dia lepas tangan dalam kasus di Kementerian Pertahanan ini. Dia mengaku turun tangan setelah perusahaan Navayo masih saja menggugat.
"Aneh jika dikatakan saya sebagai Menko lepas tangan dalam kemelut Satelit Kemhan. Saya justru turun tangan karena Tahun 2020 Navayo masih menggugat Pemerintah," ucapnya.
Pasalnya, di Tahun 2017 Presiden Jokowi telah memberikan instruksi agar kasus ini diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dari hasil audit yang dilakukan oleh BPKP ditemukan adanya hal yang ilegal.
Lihat Juga :