Wacana Pelonggaran Masa Pandemi Membuat Masyarakat Tak Waspada
Kamis, 11 Juni 2020 - 06:43 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini, katanya, tidak lepas dari wacana pelonggaran dan new normal yang sering disampaikan pemerintah. “Sebagian masyarakat mempersepsikan pernyataan-pernyataan pemerintah menganggap kondisi saat ini sudah normal dan bisa beraktivitas seperti biasa. Padahal dulu saat jumlah kasus positif masih sedikit, masyarakat terlihat sangat waspada,” jelasnya.
Dia mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (10/6/2020). Jokowi mengatakan akan melakukan pengetatan dan penutupan kembali jika ditemukan kenaikan kasus. Menurutnya, itu pernyataan yang tidak jelas arahanya. (Baca juga: KPAI: Tanpa Perbaikan, Pembelajaran Jarak Jauh Tidak Akan Efektif )
"Pernyataan Presiden ini tidak ada penjelasan lebih lanjut dan seperti itu kebiasaan yang terjadi sehingga sering timbulkan kebingungan. Pemerintah wacanakan New Normal kan karena pertimbangan ekonomi,” ucapnya.
Jika dilakukan pengetatan dan penutupan lagi, apakah tidak takut mengganggu ekonomi lagi. Apalagi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melonggarkan batas penumpang untuk moda transportasi umum.
“Apakah akan direvisi lagi untuk kesekian kalinya. Ini kan jelas pemerintah tidak punya konsep dan membiarkan kondisi seperti ini terus berjalan lebih dari 3 bulan,” tegas anggota Komisi I DPR RI itu.
Dia mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (10/6/2020). Jokowi mengatakan akan melakukan pengetatan dan penutupan kembali jika ditemukan kenaikan kasus. Menurutnya, itu pernyataan yang tidak jelas arahanya. (Baca juga: KPAI: Tanpa Perbaikan, Pembelajaran Jarak Jauh Tidak Akan Efektif )
"Pernyataan Presiden ini tidak ada penjelasan lebih lanjut dan seperti itu kebiasaan yang terjadi sehingga sering timbulkan kebingungan. Pemerintah wacanakan New Normal kan karena pertimbangan ekonomi,” ucapnya.
Jika dilakukan pengetatan dan penutupan lagi, apakah tidak takut mengganggu ekonomi lagi. Apalagi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melonggarkan batas penumpang untuk moda transportasi umum.
“Apakah akan direvisi lagi untuk kesekian kalinya. Ini kan jelas pemerintah tidak punya konsep dan membiarkan kondisi seperti ini terus berjalan lebih dari 3 bulan,” tegas anggota Komisi I DPR RI itu.
Lihat Juga :