Era New Normal, Bappenas Kombinasikan Kerja dari Rumah dan Kantor
Rabu, 10 Juni 2020 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Bappenas sudah memulai pemeriksaan rapid test terhadap 2.000-an pegawainya yang diselenggarakan Senin-Jumat, 8-12 Juni 2020. Metode skrining awal itu ditujukan untuk mewujudkan kegiatan kantor yang produktif, aman dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan kementerian.
Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga menjelaskan, pelaksanaan rapid test tersebut mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) dalam antrean dan tempat duduk, memastikan penggunaan masker, serta menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
Apabila ditemukan hasil tes reaktif dari tes cepat itu, pegawai akan langsung diisolasi mandiri dan selanjutnya dilakukan tes swab. Jika hasil swab positif dan menunjukkan gejala, maka pegawai akan langsung dibawa ke rumah sakit.
“Tujuannya untuk memastikan para pegawai aman dari Covid-19, meskipun ini bukan tes yang ideal, ini merupakan tes awal. Misalnya ada yang perlu ditindaklanjuti, nanti akan ditindaklanjuti dengan tes PCR (polymerase chain reaction) dan ini akan dilakukan berkala, jadi tidak hanya sekali,” ujar Himawan.
Dia menilai pemeriksaan itu akan dilakukan secara berkala untuk berjaga-jaga dari potensi tertular Corona. Melalui uji tersebut, dia berharap tidak ada pegawai yang terindikasi positif.
Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga menjelaskan, pelaksanaan rapid test tersebut mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) dalam antrean dan tempat duduk, memastikan penggunaan masker, serta menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
Apabila ditemukan hasil tes reaktif dari tes cepat itu, pegawai akan langsung diisolasi mandiri dan selanjutnya dilakukan tes swab. Jika hasil swab positif dan menunjukkan gejala, maka pegawai akan langsung dibawa ke rumah sakit.
“Tujuannya untuk memastikan para pegawai aman dari Covid-19, meskipun ini bukan tes yang ideal, ini merupakan tes awal. Misalnya ada yang perlu ditindaklanjuti, nanti akan ditindaklanjuti dengan tes PCR (polymerase chain reaction) dan ini akan dilakukan berkala, jadi tidak hanya sekali,” ujar Himawan.
Dia menilai pemeriksaan itu akan dilakukan secara berkala untuk berjaga-jaga dari potensi tertular Corona. Melalui uji tersebut, dia berharap tidak ada pegawai yang terindikasi positif.
(dam)
Lihat Juga :