Dukung WFH ASN Setiap Jumat, PSI: Langkah Adaptif Siasati Geopolitik dan Masa Depan Digital

Minggu, 05 April 2026 - 13:33 WIB
loading...
Dukung WFH ASN Setiap...
PSI mendukung pemerintah yang menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehari dalam sepekan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung pemerintah yang menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehari dalam sepekan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini sebagai langkah penghematan energi di tengah gejolak geopolitik global.

“PSI mendukung kebijakan WFH sebagai langkah adaptif menyikapi situasi geopolitik global. Kebijakan ini juga pelan-pelan bakal menggeser paradigma kehadiran fisik menjadi pencapaian kinerja. ASN didorong untuk fokus pada penyelesaian tugas di mana pun berada,” ujar Juru Bicara DPP PSI Grace Natalie, Minggu, 5 April 2026.

Baca juga: Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat

Kebijakan WFH bagi ASN akan menjadi indikator bahwa birokrasi kita siap menghadapi era masa depan yang serba digital. “Dengan memanfaatkan teknologi, birokrasi kita membuktikan bahwa pelayanan publik tidak lagi dibatasi dinding kantor. Kualitas layanan harus tetap prima, bahkan lebih baik,” katanya.

Dia berharap kebijakan ini dapat diterapkan secara terukur dan berbasis kinerja, dengan selalu mengedepankan prinsip akuntabilitas dan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Evaluasi berkala tetap harus dijalankan. Kita perbaiki yang masih kurang baik, penyempurnaan terus-menerus,” katanya.

Pekan ini pemerintah telah menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH sehari bagi ASN dalam sepekan setiap hari Jumat. Beberapa sektor dikecualikan karena terkait pelayanan langsung ke publik.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Pekerjaan yang Dibutuhkan...
Pekerjaan yang Dibutuhkan dan Terancam Punah di Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved