Benny Rhamdani Posisikan Pekerja Migran sebagai VVIP
Kamis, 23 April 2020 - 13:31 WIB
loading...
Presiden Jokowi melantik politikus Partai Hanura, Benny Rhamdani sebagai Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Istana Negara. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyambut langsung kedatangan 41 PMI dari Los Angeles, Amerika Serikat, di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka merupakan kru kapal pesiar Norwegian Joy.
Benny mengatakan, pemerintah wajib menyiapkan karpet merah bagi PMI. Alasannya, dalam teori negara tidak ada negara tanpa rakyat dan pemerintah pun digaji oleh rakyat. "PMI seharusnya diposisikan sebagai very very important person (VVIP) dalam kehidupan bernegara," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (23/04/2020).
BP2MI membentuk Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. BP2MI juga menyiapkan petugas di pintu-pintu masuk bandara dan pelabuhan. Mereka dilengkapi sarana dan prasarana, seperti alat pelindung diri (APD). (Baca juga: Presiden Lantik Politikus Hanura Jadi Kepala BP2MI ).
Benny mengungkapkan para petugas siap memberikan layanan maksimal kepada PMI yang pulang ke Tanah Air. "Kita harus mampu memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kita membuktikan bahwa negara benar-benar hadir untuk PMI," tuturnya.
Para PMI yang pulang akan langsung diperiksa kesehatan sesuai dengah protokol pencegahan penularan Covid-19. Bagi yang dinyatakan sehat akan diberikan sertifikat. BP2MI akan memastikan dan membiayai kepulangan mereka hingga daerah masing-masing.
Benny mengatakan, pemerintah wajib menyiapkan karpet merah bagi PMI. Alasannya, dalam teori negara tidak ada negara tanpa rakyat dan pemerintah pun digaji oleh rakyat. "PMI seharusnya diposisikan sebagai very very important person (VVIP) dalam kehidupan bernegara," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (23/04/2020).
BP2MI membentuk Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. BP2MI juga menyiapkan petugas di pintu-pintu masuk bandara dan pelabuhan. Mereka dilengkapi sarana dan prasarana, seperti alat pelindung diri (APD). (Baca juga: Presiden Lantik Politikus Hanura Jadi Kepala BP2MI ).
Benny mengungkapkan para petugas siap memberikan layanan maksimal kepada PMI yang pulang ke Tanah Air. "Kita harus mampu memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kita membuktikan bahwa negara benar-benar hadir untuk PMI," tuturnya.
Para PMI yang pulang akan langsung diperiksa kesehatan sesuai dengah protokol pencegahan penularan Covid-19. Bagi yang dinyatakan sehat akan diberikan sertifikat. BP2MI akan memastikan dan membiayai kepulangan mereka hingga daerah masing-masing.
Lihat Juga :