Ketua Komnas PA: Pelabelan BPA di Kemasan Air Murni Masalah Kesehatan
Rabu, 29 Desember 2021 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: BPOM Diminta Dengarkan Aspirasi Soal Pelabelan Kemasan Air Minum
"Komnas Perlindungan fokus pada kesehatan dan perlindungan anak - anak. Ini murni masalah kesehatan. Di negara manapun, semua industri pasti mengutamakan kesehatan. Apalagi menyangkut pangan. Apalagi ini menyangkut bayi, balita dan janin sebagai penerus keberlangsungan hidup berbangsa. Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak. Dan masalah kesehatan bayi, balita dan janin pada ibu hamil," tandas Arist.
Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan betapa bahayanya BPA. "BPA itu senyawa kimia. Itu untuk mengeraskan plastik biar kokoh. Contohnya galon guna ulang. BPA banyak dipakai untuk botol susu anak. Saya ketua AIMI. Menyusui itu melindungi dari BPA," papar Nia Umar.
Studi menunjukkan ibu yang menyusui anaknya kebal dari Covid-19 karena imunitas meningkat. "Bagi ibu, BPA juga ada risikonya. BPA masuk ke dalam rantai makanan yang kita makan sehari hari. BPA juga masuk ke dalam air susu ibu," tandas Nia.
Menurut Nia, BPA menganggu kerja endokrin dan meniru kerja estrogen dan bisa mengubah kondisi hormonal di dalam badan manusia. "Bukan menurut Nia Umar ya, Tapi berdasarkan penelitian 2008 di Amerika. Ternyata Efek BPA bisa memengaruhi kerja otak, perilaku, kelenjar prostat pada janin yang ibunya banyak mengkonsumsi makanan dari kemasan yang mengandung BPA. Jadi masuk melalui plasenta sampai ke janin," paparnya.
"Komnas Perlindungan fokus pada kesehatan dan perlindungan anak - anak. Ini murni masalah kesehatan. Di negara manapun, semua industri pasti mengutamakan kesehatan. Apalagi menyangkut pangan. Apalagi ini menyangkut bayi, balita dan janin sebagai penerus keberlangsungan hidup berbangsa. Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak. Dan masalah kesehatan bayi, balita dan janin pada ibu hamil," tandas Arist.
Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan betapa bahayanya BPA. "BPA itu senyawa kimia. Itu untuk mengeraskan plastik biar kokoh. Contohnya galon guna ulang. BPA banyak dipakai untuk botol susu anak. Saya ketua AIMI. Menyusui itu melindungi dari BPA," papar Nia Umar.
Studi menunjukkan ibu yang menyusui anaknya kebal dari Covid-19 karena imunitas meningkat. "Bagi ibu, BPA juga ada risikonya. BPA masuk ke dalam rantai makanan yang kita makan sehari hari. BPA juga masuk ke dalam air susu ibu," tandas Nia.
Menurut Nia, BPA menganggu kerja endokrin dan meniru kerja estrogen dan bisa mengubah kondisi hormonal di dalam badan manusia. "Bukan menurut Nia Umar ya, Tapi berdasarkan penelitian 2008 di Amerika. Ternyata Efek BPA bisa memengaruhi kerja otak, perilaku, kelenjar prostat pada janin yang ibunya banyak mengkonsumsi makanan dari kemasan yang mengandung BPA. Jadi masuk melalui plasenta sampai ke janin," paparnya.
(cip)
Lihat Juga :